Daerah

Heboh Pernikahan Fiktif, Ini Aksi Pengantin Pria Memperdaya Keluarga Pengantin Wanita

Oleh : very - Jum'at, 19/11/2021 10:59 WIB

Kapolsek Bogor Timur, Kompol Hida Tjahjono. (Foto: Indonews/Yopi)

Bogor, INDONEWS. ID - Aksi pria satu ini memperdaya keluarga pengantin wanita, berakhir di sel polisi. Ia ditangkap atas laporan keluarga pengantin perempuan ke Polsek Bogor Timur, Polresta Bogor Kota.

Dalam aksi tipu-tipunya, lelaki dengan inisial DD ini berjanji kepada keluarga calon mempelai wanita, jika akad dan resepsi pernikahan mereka dilangsungkan di gedung mewah Puri Begawan di Jalan Pajajaran.

Namun setelah menerima uang catering dan sewa gedung pernikahan dari keluarga mempelai perempuan, DD malah menghabiskan uang tersebut dengan berfoya-foya.

Tibalah hari H keluarga perempuan dipermalukan, setelah rombongan tiba di gedung Puri Begawan, tidak ada tanda-tanda dekorasi atau ornamen pernikahan.

Pihak keluarga perempuan bersama pengantin perempuan yang sudah berdandan pakaian pengantin menanyakan ke pengelola gedung.

Bak disambar petir, ketika pengelola gedung Puri Begawan mengatakan, tidak ada orang yang melakukan booking tempat mereka untuk tujuan pernikahan. Keluarga yang marah lalu melapor ke kantor polisi yang berjarak sekitar 500 meter dari gedung.

Kapolsek Bogor Timur, Kompol Hida Tjahjono mengatakan, berita pernikahan palsu ini ramai di medsos.

DD yang diburu, akhirnya diciduk Polisi di daerah Citayem, Kabupaten Bogor. DD yang terkena tuduhan menipu calon istri beserta keluarga besarnya, kini masih menjalani pemeriksaan.

"DD menjanjikan akan menikahi pacarnya dengan resepsi pernikahan di gedung Puri Begawan, Kota Bogor pada 14 November 2021. Namun setelah uang dapat, ia kabur," kata Kompol Hida Kamis (18/11/2021).

Kompol Hida menjelaskan, guna mendapatkan uang, DD meyakinkan keluarga calon istrinya, bahwa mereka akan melangsungkan akad nikah sekaligus resepsi pernikahan di gedung Puri Begawan Kota Bogor.

Bahkan demi memuluskan aksinya, DD dalam undangan pernikahan, menulis nama gedung.

"Dalam undangan yang sudah dicetak dan disebar, ada nama lokasi akad dan resepsi di Puri Begawan. Tamu datang, mempelai perempuan dan keluarga besarnya datang, ternyata tidak ada acara," ujarnya.

Terkait tindak pidana penipuan ini, Kapolsek mengaku, masih terus mengembangkan keterangan DD.

"Pada hari H, mempelai pria dan keluarganya tidak hadir. Diketahui pihak gedung Puri Begawan juga tak merasa ada jadwal pernikahan dan menggunakan gedung pada hari itu. Pihak keluarga wanita telah menitipkan uang resepsi pada mempelai pria untuk sewa gedung, biaya catering dan lain lain. Ternyata DD tidak pernah membayarkan dan menjadwalkan pernikahan tersebut. Bahkan dana yang diserahkan keluarga perempuan, di duga digelapkan calon DD," papar Kapolsek.

Mantan Kabag Sumda Polres Bogor ini menegaskan, pihak keluarga besar calon mempelai wanita, melapor ke Polsek pada Rabu tanggal 17 November 2021 sekitar pukul 23.00 WIB.

Atas laporan tersebut, polisi lansung bergerak melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap DD di daerah Citayam. (yopi)

Loading...

Artikel Terkait