Nasional

Jalan Tol akan Melintasi Sungai Batanghari, Begini Penjelasan Kepala BPJN

Oleh : Rikard Djegadut - Rabu, 13/07/2022 21:39 WIB


Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, Bosar Hasoloan Pasaribu

Jakarta, INDONEWS.ID - Rencana pembangunan jalan Tol Trans Sumatera di wilayah Provinsi Jambi terus bergulir. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, Bosar Hasoloan Pasaribu sebut jalan tol akan melintasi sungai Batanghari.

Sebagaimana informasi terbaru dari Gubernur Jambi, Al Haris menuturkan, proses pembebasan lahan ditargetkan rampung pada akhir 2022 mendatang. Dengan demikian, pembangunan fisik jalan Tol Trans Sumatera dapat segera dimulai.

Terpisah, Kepala BPJN Jambi, Bosar Hasoloan Pasaribu menjelaskan, saat tahapan ini pembangunan Tol Trans Sumatera masih dalam tahapan pembebasan lahan. Selain itu, proses penentuan desain dan penganggaran di Kementerian PUPR, juga sedang berjalan.

Pada desain sementara, terdapat 3 simpang susun (interchange) Tol Trans Sumatera Jambi. Diantaranya, berada di kawasan Tempino, Simpang Nes, dan Cinto Kenang Sengeti.

Terkhsus interchange Cinto Kenang, jalan tol akan melintasi Sungai Batanghari. Serupa dengan Tol Bali Mandara, terdapat sebuah jembatan yang membelah wilayah perairan.

"Antara Nes ke Cinto Kenang, akan membelah Sungai Batang Hari. Jadi, akan ada jembatan dengan panjang sekitar 500 meter," jelas Bosar, Rabu (13/07/2022).

2025 Rampung Keseluruhan

Seperti diketahui, terdapat dua ruas jalan tol Trans Sumatera yang akan melintasi wilayah Provinsi Jambi. Pertama ruas tol Jambi-Betung dengan panjang 33,96 kilometer yang melintasi wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Kemudian, ruas tol Jambi-Rengat dengan panjang 116 kilometer yang melintasi wilayah Kabupaten Muaro Jambi, Batanghari dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Bosar menambahkan, kedua ruas jalan tol tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2025 mendatang. Yang mana, pembangunan fisik akan mendahulukan ruas tol Jambi-Betung.

Usai proses pembebasan lahan dan desain rampung, pembangunan fisik diprediksi mulai pada awal tahun 2023 mendatang.

"Tahun 2025, ditargetkan rampung semua. Khusus interchange Cinto Kenang, itu nanti belakangan," sambungnya.

Untuk diketahui, Tol Trans Sumatera Jambi akan menghubungkan 3 wilayah provinsi yang berdekatan. Yakni, provinsi Jambi, Sumatera Selatan dan Riau. Untuk wilayah Sumatera Selatan, akan keluar di wilayah Betung. Sedangkan wilayah Provinsi Riau, keluar di jalan nasional kawasan Rengat. (Rpa/Erwin Majam)

Artikel Lainnya