Nasional

Rizal Ramli: Kebijakan Pejabat Bagus Kita Puji, Tapi yang Rugikan Rakyat Kita Timpe

Oleh : very - Jum'at, 15/07/2022 14:02 WIB

Rizal Ramli adalah mantan Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia (2000-2001) dan mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (2015-2016). (Foto: ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Ekonom senior, Dr Rizal Ramli mengatakan, dirinya tidak sungkan-sungkan mengeritik kebijakan pejabat (pemerintah) yang merugikan rakyat dan bangsa ini.

Mantan Menko Perekonomian itu mengatakan bahwa dirinya tidak akan pernah takut mengungkapkan pendapatnya, apalagi banyak teman yang berada di dalam maupun di luar pemerintahan.

“RR itu banyak teman2 di dalam & diluar pemerintahan. Tetapi jika pejabat membuat kebijakan dan tindakan yang merugikan rakyat dan bangsa pasti tak timpe,” ujar Bang RR – sapaan Rizal Ramli melalui akun Twitter pribadinya, @RamliRizal yang diunggah hari ini, Jumat (15/7).

Namun jika kebijakan yang dikelurkan pejabat pemerintahan tersebut bagus, pasti mantan Menko Kemaritiman itu memberi pujian.

Mantan Kepala Bulog tersebut mengatakan bahwa dirinya juga sering menyampaikan kritikan secara tertutup. Namun, jika sudah keterlaluan, pasti akan mendapat kepretan Rizal Ramli.

“Klo kebijakannya bagus, pasti dipuji. Siapapun yg berkuasa, didalam (sampaikan tertutup, kecuali kebangetan baru dikepret,” ujarnya.

Dalam unggahan Twitter sebelumnya, Rizal Ramli juga mengeritik DPR RI yang dinilai sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Menurut Bang RR, DPR saat ini lebih parah daripada DPR pada era Orde Baru.

Rizal Ramli menyebut bahwa DPR sudah paralysis sehingga tidak mampu menyuarakan suara rakyat dan tidak mampu berjalan semestinya.

Karena itu, kata Rizal Ramli, dirinya banyak menerima rakyat untuk mendengarkan keluhan mereka. Padahal, tugas mendengarkan rakyat merupakan kewajiban anggota DPR RI.

"Rakyat, ormas, organ ingin ketemu RR karena DPR sudah paralysis. Kalau DPR berfungsi kita nggak direpotkan. Ini lebih parah dari DPR Orba. RR waktu itu penasehat Fraksi ABRI DPR, Golkar, PDI dan PPP. Mereka jauh lebih kritis dari DPR hari ini. Boleh kritik kebijakan, menteri-menteri," ujar Rizal Ramli, pada Jumat (11/2/2022). ***

 

Loading...

Artikel Terkait