Nasional

Anthony Budiawan: Negara Ini Butuh Ekonom Kredibel untuk Menyelesaikan Persoalan Bangsa

Oleh : very - Jum'at, 11/11/2022 12:50 WIB


Anthony Budiawan bersama Rizal Ramli. (Foto: Hallo.id)

Jakarta, INDONEWS.ID - Ekonom senior Dr Rizal Ramli merupakan jawaban atas segala permasalahan yang menimpa bangsa kita saat ini. Ia juga merupakan calon pemimpin nasional yang mumpuni dan terbukti berjuang untuk kepentingan rakyat.

Mantan Menko Perekonomian ini misalnya terbukti berani melawan kebijakan oligarki. Hal itu terbukti dari upayanya untuk menghentikan proyek reklamasi yang berpotensi menguntung negara sebesar Rp400 hingga Rp700 triliun namun pada ujungnya merugikan rakyat, dan kaum nelayan.

Hal itu dikatakan ekonom Anthony Budiawan PhD dalam akun Twitter-nya pada Selasa (8/11/2022).

Anthony mengutip pernyataan Jokowi bahwa presiden ke depan harus mengerti betul perekonomian, makro maupun mikro karena tantangan dan masalah ekonomi sangat berat.

"DR Rizal Ramli adalah tokoh bangsa yang kredibel dan sanggup mengatasi krisis itu dengan tangan dingin kepemimpinannya," jelas Anthony.

Sementara itu, Dosen Universitas Paramadina Dr Herdi Sahrasad mengungkapkan hal senada. Ia menegaskan, di tangan Rizal Ramli, besar harapan krisis multi dimensi itu bakal diatasi.

"Rakyat banyak mendambakan tangan dingin Dr Rizal Ramli untuk mengatasi krisis ekonomi, krisis moral yang mencekik rakyat kita. RR adalah harapan bangsa untuk mengatasi neoliberalisme-oligarkisme," ujar Herdi.

Seperti diketahui, pada era Presiden Jokowi, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli menghentikan proyek reklamasi pulau G di Jakarta Utara. Mantan Kepala Bulog tersebut menyebut reklamasi tersebut harus memenuhi sejumlah persyaratan.

“Reklamasi di Indonesia itu biasa. Tapi harus bisa mengakomodasi beberapa sektor yaitu kepentingan negara, kepentingan nelayan dan kepentingan rakyat” ujar Rizal dalam sebuah acara.

Memang muncul banyak pertanyaan terkait dengan penghentian proyek tersebut. Namun, kata Rizal Ramli, penghentian proyek tersebut bukan tanpa alasan yang jelas. Rizal menegaskan bahwa menteri-menteri terkait telah berdiskusi sebelum memutuskan untuk menghentikan proyek ini pada 2016 lalu itu.

Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies) Anthony Budiawan PhD, di akun Twitternya, mengatakakn bahwa Rizal Ramli berani melawan oligarki ketika masih menjabat menteri di kabinet.

"Ini merupakan bukti pelayanan kepada masyarakat khususnya nelayan menjadi prioritas utama RR, meskipun berisiko diberhentikan dari jabatan. RR akhirnya diganti oleh Luhut, yang antitesa RR," pungkas Anthony. ***

Artikel Lainnya