Nasional

Tindak Lanjut Kerjasama INHA University: Program Pelatihan Internasional Smart Governance dan Pengembangan Kapasitas Kebijakan di Korea Selatan

Oleh : luska - Selasa, 25/06/2024 13:15 WIB

Korea Selatan, INDONEWS.ID  - Program pelatihan internasional bertajuk "International Training Program for Smart Governance and Policy Capacity Building"  diselenggarakan di Incheon, Korea Selatan pada tanggal 24 Juni hingga 3 Juli 2024. Program ini merupakan hasil tindak lanjut kerjasama antara Politeknik STIA LAN Jakarta dan INHA University dalam rangka penguatan akademik dan sharing knowledge.

Pelatihan ini diikuti oleh 37 perwakilan dari Indonesia yang berasal dari berbagai lembaga, termasuk Politeknik STIA LAN Jakarta, BSKDN Kemendagri, BPSDM Kemendagri, Kementerian Keuangan, Universitas Islam Riau, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Prof. Dr. Nurliah Nurdin ditunjuk sebagai pemimpin delegasi Indonesia. Selain peserta dari Indonesia, program ini juga dihadiri oleh grup peserta dari Kazakhstan dan Mongolia.

Prof. Myeong Seung Hwan, Director, Prof. Changhoon Jung, Vice Director dan Prof. Hyunsoo Kim dari pihak INHA University menyambut kedatangan para delegasi dengan sangat terbuka. Prof Myeong meyatakan "Program ini telah direncanakan selama 6 bulan untuk menjadi media pembelajaran sekaligus networking yang berharga, serta menjadi rekognisi kerjasama dan akademis baik bagi universitas hingga dosen secara individu," ungkapnya.

Selama 10 hari, para peserta akan mengikuti berbagai sesi pelatihan yang berfokus pada tata kelola cerdas (smart governance) dan pengembangan kapasitas kebijakan.

Agenda pelatihan ini mencakup berbagai topik terkait smart governance, termasuk:

1. Penerapan teknologi dalam tata kelola pemerintahan
2. Kebijakan publik berbasis data
3. Inovasi dalam pelayanan publik
4. Pengembangan kota cerdas (smart city)
5. Manajemen sumber daya manusia di era digital

Selain sesi pelatihan, program ini juga akan mencakup kunjungan lapangan ke berbagai institusi dan proyek smart city di Incheon untuk memberikan pengalaman praktis kepada para peserta.

Sebagai bagian dari agenda Politeknik STIA LAN Jakarta, akan diadakan pula pembahasan mengenai penjajakan pendanaan Smart Campus dengan Prof. Young Hoon Ahn dari Hansei Unviersity, yang akan diajukan dalam bentuk proposal kepada Korea International Cooperation Agency (KOICA). Hal ini diharapkan dapat membuka peluang bagi pengembangan infrastruktur pendidikan berbasis teknologi di Indonesia.

Program pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas para peserta dalam mengimplementasikan konsep smart governance di institusi masing-masing. Dengan menggabungkan pengalaman Korea Selatan dalam pengembangan smart city dan tata kelola pemerintahan yang efisien, para peserta diharapkan dapat membawa pulang wawasan dan praktik terbaik untuk diterapkan di negara masing-masing.

Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat hubungan internasional dan pertukaran pengetahuan antara Indonesia, Kazakhstan, Mongolia, dan Korea Selatan di bidang tata kelola pemerintahan dan pengembangan kebijakan publik di era digital.

Artikel Terkait