Jakarta, INDONEWS.ID - Pemerintahan Prabowo Subianto tinggal menghitung hari. Kabinetnya pun hingga saat ini diberitakan sedang digodok.
Ditanya terkait jatah menteri dari Partai Demokrat (PD), Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan partainya akan mengutamakan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi menteri dalam Pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Demokrat jelas yang terdepan dan tentu utama tentu kami Mas AHY, sedangkan untuk nama nama lain masih dikeep dulu oleh Ketum kami Mas AHY dan Pak Prabowo. Karena bagaimana pun kami semua sebagai kader semua siap menerima apapun arahan dari Ketum kami dan apapun keputusan dari presiden terpilih," kata Herzaky kepada wartawan, Rabu (2/10/2024).
Herzaky mengatakan bahwa Partai Demokrat telah mempersiapkan kader terbaiknya jika diminta membantu pemerintah Prabowo-Gibran.
"Jadi semua kader kami sudah mempersiapkan dan dipersiapkan oleh Ketum kami, Mas AHY untuk mengawal dari berbagai tingkatan ya, dan juga di berbagai daerah sudah kita persiapkan dengan baik sehingga pelantikan nanti kita semua sudah gaspol ya tanpa ngerem untuk bisa mewujudkan janji, mimpi besar pak Prabowo untuk Indonesia," katanya.
Seperti diberitakan, Presiden Terpilih Prabowo Subianto telah memanggil sejumlah tokoh ke kediamannya di Hambalang, Jawa Barat pada Jumat (27/9).
Pemanggilan sejumlah tokoh tersebut dikabarkan terkait penunjukkan mereka sebagai menteri di kabinet Prabowo mendatang.
Tokoh-tokoh yang dipanggil itu di antaranya Asisten Khusus Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid, dan sejumlah elite Partai Gerindra. Selain itu ada nama Kabais Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo.
Juru Bicara (Jubir) Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa pemanggilan tersebut untuk pertemuan biasa.
“Kalau beliau-beliau kan memang terkait dengan Pak Prabowo. Pak Sjafrie asisten khusus Pak Prabowo dan selama ini membantu Pak Prabowo di Kementerian Pertahanan. Mbak Meutya kan juga Ketua Komisi I adalah mitra kerja Pak Prabowo. Jadi, beliau-beliau ya sering berdiskusi dengan Pak Prabowo,” katanya. ***