Laga Timnas Australia versus tuan rumah Jepang di Stadion Saitama, Selasa (15/10) yang sudah dimulai pukul 17.35 WIB berlangsung nyaris tak seimbang.
Dominasi tuan rumah terhadap tim tamu sangat tinggi. Hal terbaca dari data statistik laga kedua tim.
Tampak hingga menit 45 babak pertama, dominasi Samurai Biru mencapai 71 persen dalam hal penguasaan bola, tim tamu hanya 29 persen.
Dalam kurun waktu itu, sang pemuncak kelasemen sudah melepaskan 6 tembakan ke dengan 1 tembakan ke arah gawang. Sementara pemain Australia hanya sibuk bertahan dan mampu melepaskan 1 tembakan saja.
Jepang sudah sebanyak 312 operan sementara Australia bari 131 Kendati tekanan begitu tinggi, tim tamu belum kebobolan hingga babak pertama berakhir.
Pertemuan dua tim raksasa Australia versus Jepang di laga keempat putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C ini memang sudah diprediksi sebelumnya bakal alot.
Hingga babak pertama berakhir, skor masih 0-0. Entah apa yang belum dilakukan pelatih Jepang pada babak kedua.
Pasalnya, Jepang ingin menunjukkan kedigdayaannya sebagai tim yang menyandang peringkat 16 dunia.
Tidak hanya itu, skuad Samurai Biru tidak mau dipermalukan tim tamu di hadapan pendukungnya sendiri.
Dan paling penting, Jepang ingin mengamankan tiket Piala Dunia dengan menjadikan Australia tumbal keempat, setelah sebelumnya bantai China 0-7, Bahrain 0-5 dan Arab Saudi 2-0.
Tiga kemenangan itu membuat skuad dari negeri Sakura ini kokoh di puncak kelasemen sementara dengan mengantongi 9 poin.
Meski sudah memuncaki kelasemen, anak asuh Hajime Moriyasu ingin memastikan tiket dengan memperoleh dari laga kandang melawan sang tamu The Socceroos.
Bintang Samurai Biru, Daichi Kamada sendiri mengaku duel melawan Australia sebagai laga yang wajib dimenangkan untuk mengamankan tiket Piala Dunia 2026.
Kamada yakin timnya tidak menyia-nyiakan kesempatan bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Sementara sisi lain, bagi skuad The Socceroos, bentrok pasukan Samurai Biru tidak hanya sebatas merebut tiket ke Piala Dunia.
Pertarungan anak asuh Tony Popovic ini juga membawa misi balas dendam. Bagaimana tidak, dari 14 kali bentrok dengan Samurai Biru, Australia hanya menang 2 kali, seri 6 kali, 6 pertandingan dimenangkan Jepang.
Itu yang membuat bek timnas Australia Kye Rowles bertekad menghapus rekor buruk melawan Jepang.
Rowles sesumbar, pertemuan pada laga keempat putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C di Stadion Saitama, Selasa (15/10) pukul 17.35 WIB nanti menjadi miliknya.
Dia berjanji untuk "membalikkan keadaan" Australia dengan memenangkan pertandingan. Kemenangan terakhir The Socceroos atas Samurai Biru terjadi pada tahun 2009 di Melbourne.
"Mudah-mudahan kami bisa membalikkan keadaan sedikit dan menampilkan performa yang bagus dan mendapatkan hasil yang baik," kata bek 26 tahun itu dikutip dari laman resmi AFP, Senin (14/10/2024).