Internasional

KTT BRICS Digelar 3 Hari di Rusia, Sekjen PBB Guterres Dipastikan Hadir

Oleh : donatus nador - Rabu, 23/10/2024 10:59 WIB


Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS (Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selata) ke-16 berlangsung selama tiga hari di kota Kazan, Rusia, dimulai pada Selasa (22/10). Foto ilustrsi

Jakarta, INDONEWS.ID- Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS (Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selata) ke-16 berlangsung selama tiga hari di kota Kazan, Rusia, dimulai pada Selasa (22/10).

KTT BRICS juga diikuti oleh negara-negara atau badan yang bukan anggota. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga diundang dalam KTT ini dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dipastikan hadir.

"Sekretaris Jenderal (Guterres) menghadiri pertemuan puncak BRICS, seperti yang dilakukan sebelumnya di Afrika Selatan," kata wakil juru bicara PBB Farhan Haq dalam keterangan pers, Selasa (22/10).

Kehadiran Guterres, lanjut dia, adalah praktik standar dalam menghadiri pertemuan organisasi dengan sejumlah besar negara anggota penting.

"Ada pertemuan yang sangat penting bagi pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan negara-negara BRICS yang mewakili sekitar setengah dari populasi dunia," ujarnya.

Farhan Haq mengatakan bahwa kepala PBB itu akan mengadakan beberapa pertemuan bilateral di sela-sela pertemuan puncak BRICS.

Para pemimpin negara-negara BRICS telah tiba di Kazan untuk menghadiri pertemuan puncak tersebut.

KTT ini diperkirakan akan dihadiri oleh 22 kepala negara dan enam kepala organisasi internasional.

Menanggapi kritik atas penerimaan undangan dari Presiden Rusia Vladimir Putin oleh Sekjen PBB, Haq mengatakan Guterres juga bermaksud untuk mengunjungi Ukraina.

Kunjungan ke Ukraina akan dilakukan pada waktu yang tepat, menegaskan kembali bahwa pernyataan PBB sebelumnya mengenai perang Rusia-Ukraina tetap berlaku.

Selama KTT BRICS, Guterres diharapkan untuk mengangkat isu-isu yang tidak hanya menyangkut Ukraina dan Gaza, tetapi juga kebebasan navigasi di Laut Hitam.

Pertemuan puncak BRICS selama tiga hari melibatkan anggota lama kelompok tersebut, yakni Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan (BRICS), asal nama kelompok tersebut .

Adapun anggota baru kelompok ini Mesir, Ethiopia, Iran dan Uni Emirat Arab (UAE)

 

 

Artikel Lainnya