Jakarta, INDONEWS.ID- Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior tampil gumilang saat membantu klubnya melawan Borussia Dortmund di Santiago Bernabeu, Rabu (23/10) dini hari.
Pada laga ketiga fase grup Liga Champions ini, tuan rumah Los Blancos menghajar tim tamu dengan skor 5-2. Dari 5 gol itu, 3 gol dicetak Vinicius Junio.
Yakin dengan gol hattrick-nya itu, Vinicius sesumbar bahwa Liga Champions merupakan "kompetisi" milik El Real.
Pemain asal Brazil itu yakini format kompetisi yang baru Liga Champions menjadi milik Los Blancos.
Bagaimana tidak, laga dini hari tadi menghadirkan dua tim dengan reputasi terpuji. Dortmund datang ke Santiago dengan status pemuncak klasemen sementara Liga Champions 2025.
Sementara itu, skuad yang ditukangi Carlo Ancelotti merupakan juara Liga Champions musim lalu.
Madrid meraih gelar Liga Champions ke-15 tahun lalu itu setelah mengalahkan Dortmund.
Tidak heran pertandingan tadi pagi menyajikan aksi menegangkan bagi fans masing-masing.
Laga berlangsung seimbang pada 29 menit awal. Namun situasi krusial terjadi pada menit ke-30, ketika kesalahan kecil dilakukan Vazquez di mana bola berhasil dicuri Guirassy.
Si kulit bundar itu lantas dioper ke Malen yang disambut dengan sepakan keras dari jarak dekat hingga menghasilkan gol. Papan skor berubah angka Madrid 0-1 Dortmund.
Kegilaan tim tamu kian menjadi-jadi ketika pada menit ke-34, kembali menggandakan keunggulan.
Kali ini giliran Malen membuat asisst membelah pertahanan tuan rumah yang kemudian dituntaskan Jamie Gittens dengan sodokan terukur. Skor berubah lagi, Madrid 0-2 Dortmund.
Hingga peluit panjang dibunyikan, babak pertama berakhir dengan skor 0-2. Anak asuh Ancelotti keluar lapangan dengan tertunduk lesu.
Memasuki babak kedua, Ancelotti peringatan pasukan untuk segera bangkit dari keterpurukan 0-2.
Los Blancos memang tampak berusaha bangkit dari bayang-bayang kekalahan, namun belum bisa menembus pertahanan Dortmund yang solid.
Baru pada menit ke-60, Madrid sukses memecah kebuntuan dengan mencetak gol balasan lewat sepakan akurat Rudiger usai menerima umpan lambung Mbappe. Skor Madrid 1-2 Dortmund.
Gol pertama Madrid kebangkitan semangat. Menit ke-62, Madrid kembali meledakkan gol kedua skema open play.
Serangan cepat El Real dituntaskan dengan sempurna oleh Vinicius yang melepaskan tembakan mendatar akurat ke tengah gawang. Skor berubah 2-2.
Menit ke-83, Madrid berbalik unggul. Seperti menebus kesalahannya di babak pertama, Vazquez bergerak dari sisi kanan, terus menusuk ke dalam kotak penalti dan menembak. Skor berubah lagi jadi 3-2.
Dominasi tuan rumah tidak tertahan lagibketi menit ke-86, Madrid lewat skema serangan balik cepat.
Saat ini Bellingham mengirim umpan terobos yang kemudian dituntaskan Vinicius dengan tembakan akurat ke kanan gawang. Gol tambah menjadi 4-2 dan Madrid kian menjauh.
Pesta gol tuan rumah berkesudahan dengan gol penutup di waktu injury time, menit ke-90+3.
Vinicius yang membuat pesta sempurna dengan tembakan keras ke tengah gawang lawan.
Hattrick Vinicius mengubah skor Madrid 5-2 Dortmund.
"Kami sedang mencari cara bermain dan bos selalu menemukan cara untuk membuat permainan lebih mudah bagi kami," ujar Vinicius Junior dikutip dari laman Real Madrid, Rabu.
"Di babak kedua kami tidak hanya mengubah formasi, tetapi juga dinamika dan cara kami bermain. Ini adalah kompetisi kami dan kami ingin memenangkannya lagi," katanya.
Penyerang berusia 24 tahun tersebut mengungkapkan bahwa selama jeda babak pertama, Carlo Ancelotti memberikan kepercayaan kepada tim dan mengatakan bahwa satu gol diperlukan untuk mengubah pola permainan.
"Kami percaya pada diri kami sendiri. Kami berada di rumah kami, di depan penggemar kami, dan segalanya mungkin," katanya.
"Ketika kami masuk ke ruang ganti pada babak pertama, kami semua sangat tenang dan kami hanya mendengarkan pelatih Ancelotti," tandasnya.
"Dia hanya memberi tahu kami satu hal, bahwa jika kami mendapatkan gol pertama, kami akan kembali percaya diri," ujarnya.
Ke depan, kata Vinicius, pihaknya akan mempersiapkan kondisi fisik untuk menghadapi Barcelona dalam laga bertajuk El Classico di Liga Spanyol pada Minggu.
"Kami akan berusaha sekuat tenaga, ini di kandang dengan para penggemar kami. Kami akan berjuang untuk segalanya musim ini, seperti biasa," tutupnya.