Gaya Hidup

Alpuscup, Ajang Poles Prestasi Olahraga, Seni dan Agama SMP Al Azhar

Oleh : rio apricianditho - Jum'at, 01/11/2024 11:35 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID -  Sekolah bukan sekedar tempat menimba ilmu pengetahuan tapi juga wadah menempah karakter dan bakat. Al Azhar 1 merupakan lembaga pendidikan membimbing siswa didiknya di bidang ilmu pengetahun, karakter dan bakat, hal itu diterapkan peserta didik lewat Alpuscup, kejuaraan olahraga, seni dan budaya.  Seluruh kegiatan Alpuscup diselenggarakan murid kelas 8 dan 9 SMP Al Azhar Pusat 

Alpuscup mewakili bentuk pendidikan yang diharapkan, dimana seluruh kegiatan dari mulai awal hingga akhir ditangani pelajar, guru hanya sebagai pembimbing dalam pelaksanaan itu. Jumat (1/11)  Alpuscup dibuka dan akan berakhir pada (9/11) nanti, ada 8 cabang yang dipertandingkan yaitu, 2 cabang olahraga, 2 cabang pembentukan karakter, dan sisanya di bidang seni.


Isya Maulana Kamal Wakil Kepala Sekolah selaku pembina Alpuscup mengatakan, Alpuscup ini bukan sekedar even tapi siswa juga melaksanakan planing, pelaksanaan, hingga evaluasi even. Hal itu mengajarkan mereka kerja sama dan berkolaborasi dengan sesama pelajar sekolah maupun dengan siswa sekolah lain.

"Program ini tentunya bagaimana anak-anak bisa keluar potensinya sesuai dengan bidangnya masing-masing. Jadi kita mengembangkan dari potensi anak dan seleksinya juga dari potensi anak", ujarnya.

Menurutnya, Alpuscup tahun ini merupakan even ke-20 dan bukan merupakan ajang pencarian nilai karena semua kegiatan murni dilaksanakan semua murid secara suka cita dan tidak ada iming-iming lain.

Namun jika ada murid yang mewakili sekolah di kegiatan semacam Alpuscup yang diselengarakan pihak lain atau kegiatan yang butuh latihan, pihak sekolah akan memberikan nilai tertinggi bila ada ujian kelas. Dan itu merupakan kebijakan yang diterapkan sekolah, sekaligus untuk motivasi siswa agar punya prestasi baik di mata pelajaran atau kegiatan lain.

Sementara Iklil Nofrifarmula presiden Osis menyatakan, Alpuscup merupakan kegiatan yang penuh tantangan baik sebelum pelaksanaan maupun hari H. Tantangan itu bagaimana mengatur panitia yang diisi murid kelas 8 dan 9, dan juga menghadapi para guru.

"Kami membentuk panitia beranggota 165 anak dari 600-an siswa, mereka dari kelas 8 dan 9 namun untuk peserta Alpuscup seluruh siswa SMP Al Azhar dilibatkan dan dipilih untuk mewakili sekolah", kata presiden Osis periode 2023-2024.

Adapun bidang yang dipertandingkan, ada 3 matra lomba yaitu olahraga, kesenian, dan keagamaan. Tahun ini ada perbedaan dari tahun sebelumnya, Puisi kini masuk cabang seni yang dilombakan.

Menentukan pemenang di bidang olahraga mungkin mudah tapi di bidang seni sedikit rumit, untuk itu panitia memilih juri di bidang seni dari pihak luar agar penilaian Alpuscup lebih fair dan bermartabat.

Sedangkan menurut Omar Pasha panitia seksi Komunikasi, Alpuscup tahun ini mendapat sponsor dari berbagai pihak, dan jumlahnya melebihi dari angka yang dianggarkan. Sebelum pelaksanaan even, seksi komunikasi yang mengurusi dukungan dari pihak luar sekolah bergerak dari satu perusahaan ke perusahaan lain memberikan proposal Alpuscup.

"Dari sekian sponsor memang banyak yang memberikan uang tunai tapi ada juga dalam bentuk barang atau sebagian produk setengahnya lagi tunai. Nah produk itu kita jual untuk kegiatan Alpuscup", ujarnya.

Penjualan produk tersebut atas seijin pihak yang memberikan, karena even Alpuscup tak hanya pertandingan namun juga ada bazar yang menawarkan produk dari pihak sponsor. Mereka yang hadir menyaksikan pertandingan bisa mampir ke lokasi  bazar yang tak jauh dari even Alpuscup.

Alpuscup bagian dari pendidikan yang harus diadakan tiap tahun karena kegiatan itu tak jauh dari motto SMP Al Azhar Pusat "Kuat Aqidah, Unggul Prestasi, luhur Perilaku". Semoga seluruh kegiatan berjalan lancar, dan raih prestasi terbaik.

Artikel Lainnya