Jakarta, INDONEWS.ID - Fenomena pembagian sembako oleh pasangan calon (Paslon) peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) menarik untuk dikomentari. Sebagaimana diketahui, sejumlah paslon ramai-ramai membagikan sembako kepada masyarakat sebagai salah satu strategi pemenanganmerebut hati wajib pilih.
Salah satunya dilakukan oleh relawan paslon Ridwan Kamil-Suswono, yaitu Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MGKR), sebuah organisasi sayap Partai Golkar. MGKR menggelar pembagian sembako di Rumah Sarwono, Pasar Minggu, Senin (11/11/24).
Pengamat ekonomi politik dari Forum Intelektual Studies (FIS), Drs. Asri Hadi, MA menyampaikan pembagian sembako merupakan strategi paling ampuh dan efektif untuk merebut hati pemilih dan mendulang suara pada momen-momen Pilkada atau pemilu.
"Pembagian sembako dinilai tepat karena memberikan efek ekonomi langsung pada masyarakata sebagai pemilik suara," kata Asri Hadi.
Menurutnya, kegiatan-kegiatan seperti pembagian sembako merupakan kegiatan paling favorit yang digemari warga pengguna hak pilih dalan seluruh rangkain kampe politik dari para Paslon.
Untuk itu, Asri Hadi menyarankan agar kegiatan, para Paslon peserta pilkada di seluruh daerah agar mengalokasikan khusus dana kampanye politiknya dan gencar melakukan pembagian sembako.
"Ini kampanye yang paling bermanfaat bagi warga dan juga para paslon. Warga lebih mengingat paslon yang memberikan efek ekonomi langsung bagi hidup mereka," kata Asri Hadi yang juga hadir dalam kegiatan pembagian sembako MGKR dalam kapasitasnya sebagai Pemred Indonews.id.*