Nasional

Kemendes Sebut Online Video Platform Wujudkan Desa Mandiri Berbasis Digitalisasi

Oleh : donatus nador - Selasa, 26/11/2024 15:30 WIB


Online Video Platform (OVP) diyakini bisa menjadi sarana untuk mewujudkan desa mandiri berbasis digitalisasi dan pembelajaran masyarakat. Foto Humas Kemendes PDT

Jakarta, INDONEWS.ID - Online Video Platform (OVP) diyakini bisa menjadi sarana untuk mewujudkan desa mandiri berbasis digitalisasi dan pembelajaran masyarakat.

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengungkapan itu saat sosialisasi OVP Akademi Desa 2024, yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (26/11).

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Kemendes PDT Luthfiyah mengatakan pihaknya berharap OVP mendukung upaya kabinet Merah Putih.

"Harapannya, OVP yang telah dikembangkan dan disosialisasikan ini mendukung upaya Pemerintah Kabinet Merah Putih, khususnya Kemendes PDT, dalam mewujudkan desa yang mandiri berbasis pemanfaatan digitalisasi dan pembelajaran masyarakat," kata Nurlaela dalam sambutan Sosialisasi OVP Akademi Desa 2024 tersebut.

Luthfiyah menjelaskan bahwa substansi dalam OVP tidak hanya untuk menampung video, namun dapat dimanfaatkan masyarakat untuk pelatihan berbasis video pembelajaran yang bersifat teknis maupun non-teknis.

"Selain itu OVP juga merupakan simbol komitmen bersama Kemendes PDT dan pihak-pihak terkait lainnya dalam mendukung literasi digital dan pembangunan masyarakat desa," katanya.

Dia menyebutkan bahwa OVP memungkinkan para peserta untuk mengakses materi pelatihan secara fleksibel dan mandiri melalui internet.

"OVP Kemendes PDT pun menyediakan berbagai konten edukatif, mulai dari tutorial teknis hingga studi kasus pembangunan desa yang sukses, yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja," ujarnya.

Dia mengakui adanya sejumlah tantangan dalam perjalanan pengembangan platform tersebut sejak 2017 lalu, seperti keamanan data.

Luthfiyah pun berharap persoalan itu dapat segera diselesaikan sehingga fungsi dan tujuan keberadaan OVP dalam menghadirkan Desa Mandiri dapat terwujud secara maksimal.

"Dengan segala upaya, kita berharap Pusdatin untuk bekerja keras memulihkan data yang masih belum ditemukan. Kami berharap agar proses pemulihan tersebut dapat membuahkan hasil," tandasnya.

Artikel Lainnya