Olah Raga

BRI Liga 1

Petik Hasil Imbang 1-1 Kontra PSBS Biak, Pelatih Persis Sesalkan Kehilangan 1 Pemain

Oleh : donatus nador - Selasa, 17/12/2024 12:06 WIB


Akhir pertandingan Persis Solo vs PSBS Biak di Stadion Manahan, Surakarta, Senin (16/12/2024) hanya mengantongi hasil imbang 1-1.

Jakarta, INDONEWS.ID--Akhir pertandingan Persis Solo vs PSBS Biak di Stadion Manahan, Surakarta, Senin (16/12/2024) hanya mengantongi hasil imbang 1-1.

Laga lanjutan  pekan ke-15 Liga 1 2024-2025 tidak bisa memperbaiki peringkat klasemen secara signifikan karena hanya membahas 1 pion ke papan skor dan nilai.

Karena hanya tambah 1 poin, PSBS Biak tetap berada di peringkat 10 dengan mengumpulkan 22 poin. Sedangkan Persis perada di peringkat 11 dengan mengoleksi 21 poin.

Pelatih Persis, Ong Kim Swee merasa kecewa dengan hasil yang diperoleh skuad berjuluk Laskar Sambernyawa.

Dia menilai kartu merah yang diterima Ramadhan Sananta menjadi salah satu alasan timnya gagal mengalahkan PSBS Biak.

Diketahui, laga kedua tim terutama Persis Solo merupakan laga krusial untuk memperbaiki peringkat.

Laga ini menyajikan duel fisik dan adu strategi yang cukup sengit sejak permukaan  babak pertama.

Sedemikian seru, penyerang Persis Solo, Ramadhan Sananta diusir wasit karena pelanggaran keras ketika pertandingan baru berjalan 21 menit.

Kesalahan yang berujung kartu merah itu karena Ramdhan kedapatan menyikut kepala bek PSBS, Jaimerson.

Meski hanya 10 pemain setelah kehilangan satu pemain, Persis masih bisa membobol PSBS pada menit ke-29 melalui gol Sho Yamamoto.

Akan tetapi, keunggulan tersebut tak dapat dipertahankan sampai akhir pertandingan, Sang tuan rumah beralias Laskar Sambernyawa mendapat keuntungan penalti.

Pada menit ke-63,  Persis dijatuhi hukuman penalti setelah Athaf Indie melakukan handball di kotak terlarang.

Alexsandro yang mengeksekusi bola mati di titik putih berjarak 11 meter dari kiper, sukses memperdaya kiper Persis, M. Riyandi.

Kiper Persis sempat menepis bola tendangan penalti Alexsandro. Namun, bola muntah itu langsung disambar Abel Arganaraz hingga membuahkan gol penyama. Skor imbang 1-1 terus bertahan sampai wasit meniup peluit akhir duel Persis vs PSBS.

Pelatih Persis  mengakui bahwa kartu merah Ramadhan Sananta di periode awal laga membuat situasi tak menguntungkan buat timnya.

Tak cuma itu, cedera Moussa Sidibe pada awal babak kedua dan hadiah penalti untuk PSBS kian menyudutkan Persis.

"Untuk kita kehilangan penyerang di awal permainan ditambah hadiah penalti termasuk kehilangan lagi seorang penyerang akibat cedera," ungkap Ong Kim Swee, dikutip dari Bolasport.

Kendati demikian, lanjut dia, timnya mampu mendapat satu poin. "Walaupun kami ingin keputusan yang lebih baik tapi apresiasi harus diberikan kepada pemain karena mereka bermain dengan 10 orang hampir 84 menit," bebernya.

Menurut pelatih asal Malaysia itu, dengan hanya 10 pemain, Persis tak hanya main bertahan tetapi hampir mencetak gol dan terus menciptakan peluang.

"Jadi satu poin yang penting, saya harap kami teruskan apa yang kami rencanakan dan bisa memperoleh hasil lebih baik ke depannya," tuturnya.

Penilaian hampir serupa diungkapkan oleh kiper Persis, Muhamad Riyandi. Riyandi mengakui perjuangan Persis semakin sulit karena kalah jumlah pemain.

  "Pertandingan hari ini tidak mudah bagi kami, karena kami sejak menit awal babak pertama sudah bermain dengan 10 pemain," ungkapnya.

"Tetapi semua pemain sudah bekerja keras, kami tetap bersyukur dengan satu poin tetapi kami sejatinya inginkan tiga poin, pemain sudah bekerja keras, kami tetap bersyukur," sambung Riyandi.

Artikel Lainnya