Nasional

Lakukan Kunjungan Hormat ke Kapolda Kaltara, Konsul RI Bahas Upaya Pencegahan TPPO dan Masuknya Narkoba

Oleh : luska - Rabu, 25/12/2024 06:10 WIB


Tanjung Selor, INDONEWS.ID – Konsul RI Tawau Aris Heru Utomo didampingi oleh Pelaksana Fungsi Ekonomi, Staf Teknis Polri, Pejabat Administrasi dan Pejabat Komunikasi melakukan kunjungan kerja ke Markas Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Mapolda Kaltara) 

Dalam kunjungan ini Konsul  RI Tawau diterima oleh Kapolda Kaltara Irjen Pol. Hary Sudwijanto yang didampingi Wakapolda Brigjen Soeseno Noerhandoko dan sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltara yaitu Karoops, Dir. Polairud, Dir. Intel, Dir. Reskrimum, Dir. Reskrimsus, Dir. Narkoba dan Dir. Lantas.  

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara Konsulat RI Tawau dan Polda Kaltara dalam membangun kerjasama pencegahan tindak pidana dan perdagangan orang (TPPO), termasuk pencegahan masuknya narkoba ke Kaltara. 

Kunjungan tersebut juga bertujuan untuk menjajaki dilakukannya kerjasama antara aparat kepolisian di wilayah kerja Konsulat RI Tawau dengan Polda Kaltara dalam hal penanganan TPPO dan pencegahan masuknya narkoba ke Kaltara,  yang diawali dengan pertemuan antar kedua instansi kepolisian yang diusulkan akan dilaksanakan pada kuartal pertama 2025 di Tawau. 

Dalam sambutannya, Konsul RI Tawau menyampaikan mengenai tugas-tugas Konsulat RI Tawau yang memiliki wilayah kerja di kota-kota di kawasan Pantai Timur Sabah  yaitu Tawau, Kunak, Kalabakan, Lahad Datu dan Semporna. Wilayah kerja tersebut berbatasan langsung dengan wilayah Indonesia di Kalimantan Utara sepanjang sekitar 689 km. 

Konsul RI Tawau menambahkan bahwa di wilayah kerjanya terdapat sekitar 172 ribu WNI terdaftar (documented) dan diperkirakan terdapat sekitar 200an ribu WNI undocumented. Dengan kehadiran WNI sebanyak itu,  maka Konsulat RI Tawau dalam melaksanakan tugasnya menempatkan diplomasi pelindungan bagi WNI sebagai prioritas utamanya. 
Menurut Konsul RI Tawau, diplomasi pelindungan yang dilakukan bukan hanya untuk memastikan diperolehnya hak-hak hukum para WNI di wilayah kerja Konsulat RI Tawau, tetapi juga memastikan hak-hak terkait lainnya misalnya diperolehnya akses pendidikan bagi anak-anak WNI yang menjadi pekerja migran ataupun keamanan dari tindak perilaku perdagangan orang dan bahaya narkoba. 

Oleh karena itu, upaya kerjasama di antara instansi kepolisian di wilayah kerja Konsulat RI Tawau dan Polda Kaltara menjadi penting guna mencegah dan memberantas terjadinya perdagangan orang ataupun narkoba.  

Sementara itu Kapolda Kaltara menyambut positif rencana kegiatan yang diusulkan Konsul RI Tawau untuk mempertemukan instansi polisi di wilayah kerja Konsulat RI Tawau dengan Polda Kaltara guna melakukan pencegahan TPPO dan  perdagangan narkoba. 

Kapolda Kaltara menyampaikan keprihatinannya melihat adanya peningkatan perdagangan narkoba dari Malaysia ke Indonesia. Menurutnya, selama 4 bulan terakhir saja sudah tertangkap 350 kg narkoba yang berasal dari Tawau. T Ditambahkan oleh Kapolda Kaltara bahwa pencegahan hanya dapat dilakukan apabila kepolisian Indonesia dan Malaysia bekerja  melakukan pencegahan dan pemberantasan TPPO dan narkoba. 

Pertemuan diakhiri dengan pertukaran cendera mata dan berfoto bersama. 

TAGS : Tawau

Artikel Lainnya