Olah Raga

Piala AFF

Kalah 0-2 Lawan Vietnam, Pelatih Timnas Singapura: Saya Merasa Seperti Nonton Fillm

Oleh : donatus nador - Jum'at, 27/12/2024 11:08 WIB


Leg pertama semifinal Piala AFF 2024, Singapura kontra Vietnam berkahir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Vietnam.

Jakarta, INDONEWS.ID--Leg pertama semifinal Piala AFF 2024, Singapura kontra Vietnam berkahir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Vietnam.

Menyaksikan perjuangan anak asuhnya, pelatih kepala Timnas Singapura Tsutomu Ogura memberikan tanggapan mengejutkan.

Menurut pelatih asal Jepang itu, dirinya seperti bukan sedang menonton sepak bola Singapura versus Vietnam tetapi film laga.

Tentu Tsutomu tidak bermaksud menyindir siapa-siapa, tapi mau menunjukkan bahwa pertandingan tersebut sangat seru.

Pertarungan hidup mati kedua tim karena dua-duanya punya motivasi tinggi untuk lolos ke babak berikutnya.

Selain itu, sistem gugur di semifinal menuntut tim harus menang karena yang kalah langsung gugur.

Meski masih ada leg kedua yang akan berlangsung di Vietnam nanti, Singapura nampaknya harus ekstra kerasa berjuang mengalahkan Vietnam, 0-3 jika ingin lolos.

Sang pelatih mengakui bahwa kekalahan di kandang membuat timnya cukup sulit  hingga terasa seperti hukuman yang diberikan tim tamu.

"Vietnam jelas menghukum kami jika melihat hasil akhir pertandingan.Timnas Vietnam menghukum kesalahan kami,” kata Tsutomu membuka konferensi pers dilansir Jumat (27/12/2024).

Lebih lanjut dia juga menyoroti kinerja wasit yang memimpin pertandingan semifinal itu. Skuad besutannya menjalanikonfrontasi dramatis dengan permainan sengit dan keputusan wasit.

"Pertandingan ini juga sangat dramatis, saya merasa seperti menonton film. Berakhirnya VAR, gol dianulir, lalu penalti. Di menit-menit akhir perpanjangan waktu, kami kalah dengan 2 gol," bebernya.

"Sepak bola bukanlah permainan yang dibatasi peluang 90 menit, tetapi Vietnam dapat memanfaatkan dan menghukum Singapura. Itulah perbedaan kedua tim,” sambunya.

Oruga juga mengatakan bahwa perpanjangan waktu yang terlalu lama membuat para pemainnya kelelahan dan kurang konsentrasi

“Fakta bahwa pertandingan berlangsung terlalu lama, hampir 15 menit perpanjangan waktu, membuat para pemain Singapura kelelahan dan kalah pengalaman untuk mencegah gol kedua," tambahnya.

Selain kalah 0-2, skuad Singapura juga mendapat kerugian besar karena dua pemain pemain yaitu Shawal Anuar dan Shah Shahiran akan absen di leg kedua.

Kendati demikian, pelatih Singapura tetap yakin tim tuan rumah bisa merebut tiket ke final. Hal itu bisa tercapai jika para pemain fokus pada pemulihan usai  mengalami kekalahan.

"Para pemain harus fokus pada pemulihan tepat waktu untuk mendapatkan kembali kekuatan mereka untuk pertandingan kedua. Semifinal masih berlangsung, kami masih memiliki peluang untuk mencapai final," ujarnya.

Dengan kekalahan 0-2, Singapura sangat dirugikan dalam perebutan tiket final ketika harus menjadi tamu di lapangan Vietnam pada leg kedua. Laga berikutnya  berlangsung 29 Desember di Stadion Viet Tri, Vietnam.

Artikel Lainnya