Jakarta, INDONEWS.ID - Sebagai perusahaan plat merah yang fokus melakukan pembiayaan dan pemberdayaan masyarakat prasejahtera di Indonesia, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) hadir memberikan solusi keuangan inklusif dan memperkuat peran usaha ultra mikro, kecil dan menengah (UMKM), khususnya ibu-ibu pengusaha ultra mikro dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Sepanjang 2024, PNM mencatatkan berbagai pencapaian sepanjang tahun 2024. Mulai dari penambahan jumlah nasabah yakni 21,67 juta ibu-ibu melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang tersebar hingga pelosok negeri, sukses gelar PKM Bermakna sebanyak 5.225.858 kali hingga pelatihan agar nasabah naik kelas.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyampaikan berbagai pencapaian penting selama 2024 ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan masyarakat kelas bawah mampu menciptakan dampak yang dapat dirasakan langsung oleh para penerima manfaat
Dia lantas menyampaikan mengapresiasi atas seluruh kerja keras dan semangat berusaha ibu-ibu Mekaar selama ini. Pihaknya, kata dia, juga berkomitmen terus meningkatan kualitas pemberdayaan.
“Tahun 2024 menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan masyarakat kelas bawah, jika dilakukan konsisten dan kolaboratif, mampu menciptakan dampak langsung yang dapat dirasakan para penerima manfaat. Tentunya, kami akan terus memperkuat komitmen mendampingi ibu-ibu pengusaha ultra mikro agar lebih berdaya dan mandiri,” kata Arief.
Untuk terus membangkitkan semangat berwirausaha, PNM mengajak nasabah unggulan binaannya berpartisipasi dalam berbagai pameran bergengsi baik dalam skala lokal maupun internasional.
Bukan hanya itu, program studi banding ke berbagai daerah dan klasterisasi usaha juga menjadi ikhtiar PNM dalam mendorong naik kelasnya usaha ultra mikro.
“Kami bentuk 22 kampung madani dan 443 klasterisasi yang dampaknya membentuk 363.097 ketua kelompok menjadi mitra pemberdayaan melalui whatsapp group dan 422.479 nasabah menjadi Agen BRILink Mekaar. Ini bisa jadi pendapatan tambahan nasabah yang berujung pada perbaikan ekonomi keluarga,” tambahnya.
Pada bulan terakhir 2024, PNM juga memberikan penghargaan wisata religi kepada ratusan nasabah PNM Mekaar berprestasi untuk menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci.
Menatap 2025, lanjut Arief, PNM berkomitmen terus memperluas jangkauan layanan khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), kemudian meningkatkan jumlah dan kualitas pendampingan serta pelatihan usaha kepada para nasabah.
PNM, tambah Arief, meyakini upaya pendampingan dan pemberdayaan tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga menciptakan perubahan sosial berkelanjutan.
“PNM juga akan tetap memfokuskan diri mendukung rencana holding ultra mikro dalam pemberdayaan kepada pengusaha ultra mikro dan UMK. Doakan kami dapat terus membantu usaha subsisten ibu-ibu Mekaar,” pungkas Arief.*