Nasional

PNM dan MES Perkuat Ekonomi Perempuan Lewat Program Syariah "Mba Maya"

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 07/05/2026 19:39 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) resmi meluncurkan program Mba Maya (Membina dan Memberdaya) sebagai langkah memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis syariah di Indonesia. Program tersebut diperkenalkan dalam kegiatan di Jakarta, Selasa (6/5/2026), yang diikuti lebih dari 30 ribu nasabah secara hybrid, baik daring maupun luring.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, mengatakan program Mba Maya menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan serta pendampingan usaha bagi perempuan, khususnya ibu-ibu prasejahtera.

“Kami berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan, terutama melalui ekosistem syariah. Saat ini, 73 persen pembiayaan PNM sudah berbasis syariah, dan kami juga telah memfasilitasi lebih dari 2.300 sertifikasi halal bagi usaha nasabah kami. Ini adalah langkah nyata kami untuk mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan di Indonesia,” ujar Arief.

Ia menilai pemberdayaan perempuan memiliki dampak strategis terhadap penguatan ekonomi keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, program Mba Maya tidak hanya berfokus pada pembiayaan usaha, tetapi juga pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri Koperasi RI sekaligus Ketua Harian Pengurus Pusat MES, Ferry Juliantono, mengapresiasi langkah PNM dalam memperluas program pemberdayaan perempuan berbasis ekonomi syariah.

“Program ini sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo, yakni membangun dari desa dan dari bawah, untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” katanya.

Ferry juga menyoroti sistem pengelolaan data dan monitoring milik PNM melalui command center perusahaan yang dinilai dapat menjadi contoh bagi lembaga pembiayaan lainnya.

“LPDB juga perlu mencontoh PNM yang memiliki Command Center dengan dashboard data yang sangat baik, sehingga penyajian datanya mampu mengubah data statis menjadi dinamis dan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi turut meresmikan dimulainya program Mba Maya yang mengusung tema “Usaha Berkah Dalam Bingkai Ekonomi Syariah”. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha perempuan melalui pengembangan keterampilan, literasi usaha, dan penguatan prinsip ekonomi syariah.

Acara peluncuran turut dihadiri Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Ari Permana serta pengurus MES Siti Ma’rifah sebagai narasumber.

Kolaborasi antara PNM dan MES dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas dampak pemberdayaan ekonomi perempuan sekaligus memperkuat peran ekonomi syariah dalam pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Program Mba Maya sendiri merupakan kelanjutan dari inisiatif sebelumnya bertajuk #CariTauLangkahBaru yang difokuskan pada pembinaan dan pengembangan usaha nasabah unggulan agar semakin berkembang dan mandiri.

Artikel Lainnya