Jakarta, INDONEWS.ID--Nasib nahas dialami Persebaya Surabayapada lanjutan BRI Liga 1, pekan ke-20 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (25/1/2025) malam WIB.
Dalam laga ini, skuad berjuluk Bajul Ijo itu mengalami kekalahan telak 3-0 saat kontra Barito Putera. Ini merupakan kekalahan kedua beruntun yang dialami Persebaya.
Sebelumnya, pada laga pekan ke-19, pada 17 Januari lalu, skuad asuhan pelatih Paul Munster ini kalah 0-2 di kandang sendiri lawan Malut United.
Kekalahan ini membuat koleksi poin Persebaya tertahan di 37 poin dan berjarak 6 poin dari Persib Bandung di peringkat pertama klasemen BRI Liga 1. Kondisi ini membuka peluang bagi Persija Jakarta yang mengoleksi sama poin dengan Persebaya.
Jika Persija Jakarta menang dalam laga pekan ke-20 melawan Persis Solo, Minggu (26/1/2025) besok, maka Persija menggusur Persebaya dari posisi peringkat kedua klasemen BRI Liga 1.
Pertandingan hari ini memang nahas bagi Persebaya Surabaya. Laskar Antasari, julukan Barito, tampil menggila dari babak pertama hingga babak kedua.
Matias Mier, pemain asal Uruguay yang biki Persebaya babak belur. Dia membuka gol pertama pada menit kedelapan. Dia dengan tenang melepaskan tembakan dari jarak dekat, memanfaatkan umpan dari Aditiya Daffa.
Pemain yang didatangkan dari Bhayangkara FC ini menjadi mimpi buruk bagi Persebaya. Dia kembali mengacak pertahan lawan dengan mencetak gol pada menit ke-23. Gol ini berawal dari umpan Lucas Morelatto.
Tertinggal 2-0, Persebaya merespon dengan beberapa serangan dan mendapat beberapa peluang. Namun formasi 4-4-2 yang dipasang pelatih Sinatra Huwae terlalu rapat hingga sulit ditembus.
Akibatnya, laga pertama berakhir dengan nihil gol dari skuad penghuni peringkat dua klasemen. Hingga wasit meniup peluit panjang akhir babak pertama, skor tetap 2-0 untuk kemenangan skuad penghuni peringkat 15 klasemen.
Masuk babak kedua, performa Persebaya mulai membaik. Mereka mampu keluar dari tekanan. Peluang pun didapat Bruno Moreira, Dejan Tumbas, hingga Flavio Silva.
Namun, tak satupun peluang bisa dikonversi jadi gol. Waktu terus meluncur ke titik akhir. Alih-alih mencetak gol, tim tamu justru kebobolan lagi.
Meir lagi-lagi gila, dapat mencetak masa injury 90+5. Mier mencetak hattrick. Skor 3-0 menjadi posisi akhir untuk tuan rumah.
Pelatih dan pemain seperti sedang mimpi buruk. Keluar lapangan tak mampu angkat kepala, berat rasanya. Kekalahan yang sulit diterima.
Sementara penggawa Barito Putera sukacita sambil salam-salaman dengan pelatih, rayakan kemenangan yang menakjubkan.
Susunan pemain
Barito Putera (4-4-2): Satria Tama, Aditiya Daffa, Anderson Nascimento, Renan Alves, Novan Setya; Nazar Nurzaidin, Levy Madinda, Lucas Morelatto, Rizki Pora; Matias Mier, Eksel Runtukahu
Persebaya (4-3-3): Ernando Ari; Catur Pamungkas, Kadek Raditya, Slavko Damjanovic, Alfan Suaib; Gilson Costa, Mohammed Rashid, Dejan Tumbas; Malik Risaldi, Flavio Silva, Bruno Moreira