Olah Raga

BRI Liga 1

Hasil PSS Sleman vs Semen Padang 2-4, Kabau Sirah Ngamuk di Kandang Super Elang Jawa

Oleh : donatus nador - Senin, 27/01/2025 07:06 WIB


Tuan rumah PSS Sleman kalah 2-4 dari tim tamu Semen Padang pada laga pekan ke-20 BRI Liga 1 2024/2025, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu (26/1/2025) sore WIB.

Jakarta, INDONEWS.ID--Tuan rumah  PSS Sleman kalah 2-4 dari tim tamu Semen Padang pada laga pekan ke-20 BRI Liga 1 2024/2025, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu (26/1/2025) sore WIB.

Menariknya, kekalahan tersebut terjadi setelah tuan rumah unggul lebih dulu 2-0 atas tim tamu. Bahkan tim tamu diguyur dua hanya dalam 15 menit awal.

Merespon kebobolan dua gol cepat, pelatih Semen Padang Eduardo Almeida langsung merespon dengan mengubah taktik pada menit 20 dengan melakukan pergantian pemain.

Hasilnya, tujuh menit kemudian skuad berjuluk Kabau Sirah bisa mencetak gol pada menit 27. Semen Padang comeback dan menang 2-4 di akhir laga.

Pada laga pekan ke-20 ini, kedua tim langsung tancap gas memburu gol. Tuan rumah PSS terlalu superior di menit awal. Skuad berjuluk Super Elang Jawa langsung unggul dua gol cepat dalam 15 menit pertandingan.

Gol pertama terjadi pada menit ke-2, berawal dari umpan silang di sisi kiri, bola tertuju ke Betinho yang langsung memantulkan bola ke teman terdekat, Gustavo Tocantins.

Gustavo langsung melepaskan tendangan kerasa di dalam kotak penalti. Penjaga gawang tak bisa menjangkaunya. Skor 1-0 untuk tuan rumah.

Tidak terlalu lama, pada menit ke-15, Dion Oktawian Wibowo menambah keunggulan bagi tim kebanggaan warga Sleman.

Gol berawal dari skema serangan balik, saat Vico Duarte yang mendapatkan ruang di sisi kiri sukses mengirim umpan silang yang disambut oleh Dominikus Dion yang sudah berdiri bebas. Skor 2-0.

Merespon gol cepat tuan rumah, pada menit ke-20, pelatih Semen Padang Eduardo Almeida mengubah taktik dengan melakukan pergantian pemain.

Perubahan taktik ini berdampak positif pada menit ke-27. Cornelis Stewart sukses mencetak gol usai memanfaatkan kemelut di kotak penalti tim tuan rumah. Skor 2-1.

Selanjutnya, Kabau Sirah mengamuk dengan melakukan serangkaian serangan berbahaya dan mendapatkan banyak peluang emas di sisa babak pertama. Namun hingga babak pertama selesai, tidak ada yang berbuah gol, skor bertahan 2-1.

Masuk babak kedua, Kabau Sirah kembali  menambah intensitas serangan dan menghasilkan gol cepat saat laga berjalan 4 menit, tepatnya pada menit 49.

Gol berawal dari kemelut sepak pojok. Tin Martic berhasil meloloskan diri dari penjagaan pemain belakang tuan rumah dan mengeksekusi tembakan keras yang tak mampu dihalau Alan Bernadon.

Skor imbang  2-2, laga pun semakin panas. Skor imbang membuat tim tamu semakin bersemangat memburu gol kemenangan

Comeback terjadi saat Kevin Gomes berhasil  mencetak gol pada menit ke-66. Sepuluh menit kemudian Semen Padang kembali memperbesar keunggulan.

Gol keempat ini berawal dari kesalahan Fachruddin Aryanto saat mengantisipasi umpan silang. Hal tersebut sukses dimanfaatkan oleh Bruno Gomes untuk mengubahnya menjadi gol. Skor menjauh  jadi 4-2.

Kemenangan ini membuat Semen Padang menjaga jarak agar tetap ikut dalam persaingan keluar dari zona merah.

Tim asuhan Eduardo Almeida hanya berjarak dua poin dari zona aman terakhir yang dihuni oleh Barito Putera.

Sementara tuan rumah, nampaknya kurang terima dengan kekalahan ini. Bahkan sang pelatih PSS Mazola Junio menuding kekalahan ini akibat dari insiden yang terjadi pada menit ke-20.

Saat itu, terjadi keributan di luar lapangan, di bangku cadangan. Keributan itumelibatkan bek Semen Padang Frendi Saputra dan video analis FX Yanuar.

Saputra merasa kecewa dengan pergantian yang terlalu cepat  pada menit ke-20. Dia tak terima diganti oleh pelatih Eduardo Almeida.

Saat dia merapat ke bangku, FX Yanuar yang berada di bench pemain pun memberikan respons yang membuat Saputra tambah emosi.

Maka terjadilah keributan di pinggir lapangan tak terbendung. Wasit yang mengetahui insiden itu langsung memberikan kartu merah kepada Frendi dan FK Yanuar.

Menurut pelatih PSS, keributan itu merusak fokus bertanding skuad asupannya. Mazola Junior mengatakan, insiden semacam itu seharusnya tidak terjadi di tengah pertandingan karena dapat mengganggu konsentrasi tim.

"Saya susah menjelaskan hasil pertandingan ini karena terjadi beberapa situasi di dalam lapangan. Saya pikir setelah pemain Semen Padang kena kartu merah permainan mereka hidup lagi dan bikin tim kami enggak konsentrasi lagi. Seharusnya insiden seperti ini tidak terjadi," keluh pelatih asal Brasil itu.

Sebelum ada kejadian, lanjut dia, skuad Super Elang, menguasai permainan. Setelah kejadian itu fokus timnya terganggu.

"Tapi itu tidak bisa disalahkan. Tapi ini kelalaian kami dan evaluasi ke depan. Kami minta maaf kepada suporter belum bisa raih hasil maksimal," timpal striker PSS, Hokky Caraka saat sesi konferensi pers.

 Akibat kekalahan ini,  PSS turun ke peringkat 14 klasemen sementara dengan koleksi 19 poin dari 20 laga. Super Elang hingga pekan ke-20, tanya mencatat enam menang, empat imbang, dan 10 kalah.

Susunan Pemain:

PSS Sleman: 12-Alan Bernadon (PG), 6-Kevin Gomes (9-Hokky Caraka 73`), 8-Betinho, 10-Vico Duarte, 11-Gustavo Tocantins, 19-Fachruddin Aryanto (Kapten), 24-Nicolao Cardoso (7-Marcelo Cirino 60`), 55-Jayus Hariono, 76-Dominikus Dion (20-Riko Simanjuntak 45`), 87-Achmad Figo (17-Phil Ofosu-Ayeh 45`), 96-Abduh Lestaluhu (77-Paulo Sitanggang 73`)

Cadangan: 31-Safa`at Romadhona (PG), 32-Ega Rizky (PG), 5-Dia Syahid, 7-Marcelo Cirino, 9-Hokky Caraka, 14-Rezin Diop, 17-Phil Ofosu-Ayeh, 20-Riko Simanjuntak, 33-Wahyudi Hamisi, 69-Muhammad Bimazamawi, 77-Paulo Sitanggang, 78-Ifan Nanda

Pelatih: Mazola Junio

Semen Padang: 1-Arthur Augusto (PG), 7-Chaby (29-Irkham Mila 78`), 8-Ricki Ariansyah, 9-Cornelius Stewart, 12-Frendi Saputra (13-Dodi Alexvan Djin 21`), 17-Bruno Gomes, 18-Gala Pagano, 30-Alhassan Wakaso (6-Muhammad Iqbal 82`), 31-Rosad Setiawan (Kapten), 44-Tin Martic, 55-Bima Reksa

Cadangan: 71-Teguh Amiruddin, 5-Kim Min-gyu, 6-Muhammad Iqbal, 13-Dodi Alexvan Djin, 20-Melcior Majefat, 25-Zidane Afandi, 29-Irkham Mila, 65-Dewa Erlangga, 66-Dwi Geno


Pelatih: Eduardo Almeidaa





Artikel Lainnya