Olah Raga

Presiden Meksiko Pastikan FIFA Tolak Permintaan Iran Terkait Duel Grup G di Piala Dunia

Oleh : donatus nador - Selasa, 14/04/2026 17:47 WIB


Situasi perang Iran kontra Israel yang berkolaborasi dengan Amerika Serikat (AS) membuat Timnas Iran camas.

Jakarta, INDONEWS.ID- Situasi  perang Iran kontra Israel yang berkolaborasi dengan Amerika Serikat (AS) membuat Timnas Iran camas.

Apa lagi Iran yang tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru akan berlaga Stadion SoFi, California, Amerika Serikat.

Cemas dengan situasi perang, Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) mengajukan permohonan relokasi pertandingan.

FFIRI meminta agar duel Grup G dipindahkan dari Amerika Serikat ke Meksiko. Permintaan FFIRI dipicu pernyataan dari  Donald Trump.

Presiden AS itu menyebutkan, keikutsertaan Iran di Piala Dunia berisiko bagi keselamatan.

Sebelumnya, Presiden Meksiko sempat menyatakan kesediaannya untuk menjadi tuan rumah pertandingan Iran.

Namun seiring waktu, permohonan Iran sulit dikabulkan.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengonfirmasi bahwa FIFA telah menolak permintaan Iran untuk memindahkan pertandingan Piala Dunia 2026 dari Amerika Serikat (AS) ke Meksiko.

Namun, FIFA menilai pemindahan venue dalam waktu singkat bukan hal yang memungkinkan.

"FIFA akhirnya memutuskan bahwa pertandingan-pertandingan tersebut tidak dapat dipindahkan dari tempat asalnya," kata Sheinbaum dalam konferensi pers di Mexico City dikutip dari Sportbible.

"Relokasi itu akan membuat logistik terlalu rumit, dan keputusan ini diambil oleh FIFA," ucap Sheinbaum menambahkan.

Diketahui, Piala Dunia 2026 akan dibuka pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara tuan rumah yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Turnamen ini menjadi edisi pertama melibatkan 48 negara peserta yang dibagi ke dalam 12 grup.

Iran menjadi salah satu tim yang sudah memastikan tiket ke putaran final sejak Maret 2025, usai finis sebagai juara grup di kualifikasi Asia.

Selanjutnya, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru yang gakan berlaga di Amerika Serikat.

Iran akan memulai perjalanan mereka melawan Selandia Baru pada 16 Juni, berlangsung di Stadion SoFi, California.

Setelah itu, mereka menghadapi Belgia pada 21 Juni di stadion yang sama.

Laga terakhir fase grup akan mempertemukan Iran dengan Mesir di Lumen Field, Seattle pada 27 Juni.

Presiden FIFA Gianni Infantino juga memastikan tidak ada perubahan rencana terkait permohonan Iran.

Itu diungkapkan Ginni setelah bertemu dengan pemain, pelatih, dan ofisial Iran di Turki pada 31 Maret, Infantino menegaskan semua berjalan normal.

"Iran akan berada di Piala Dunia. Kami sangat senang karena mereka adalah tim yang sangat kuat, saya sangat bahagia.

Ia menegaskan, pertandingan Grup G akan dimainkan di tempat yang seharusnya, sesuai dengan hasil undian.

"Saya sudah melihat timnya, saya sudah berbicara dengan para pemain dan pelatihnya, jadi semuanya baik-baik saja," kata Gianni.

Artikel Lainnya