Jakarta, INDONEWS.ID- AC Milan hanya bisa bermain imbang saat menjamu Inter Milan di laga leg pertama semifinal Coppa Italia 2024/2025 di San Siro, Kamis (03/04/2025) dini hari WIB.
Laga ini sejatinya tidak sekadar merebut tiket final Coppa Italia, tapi juga pertaruhan gengsi sesama klub sekota sekaligus mengangkat nama dari keterpurukan di Serie A.
Pasalnya saat ini AC Milan tercecer di peringkat ke-9 klasemen Serie A atau Liga Italia. Sementara rival sekota Inter Milan berada di puncak klasemen.
Satu-satunya harapan trofi yang bakal diraih Milan adalah Coppa Italia. Namun ini bisa diraih dengan syarat harus mengalahkan Inter Milan di babak semifinal.
Hasil 1-1 di kandang sendiri pada leg pertama ini nampaknya masih cukup berat untuk bisa disempurnakan pada leg kedua nanti. Itu butuh kerja keras membenahi segala yang kurang.
Sebab dalam laga leg pertama, Inter masih cukup dominan dalam mengendalikan permainan. Inter menguasai bola mencapai 63 persen berbanding 37 persen, melakukan 18 tembakan berbanding 12 tembakan militer Milan.
Selanjutnya, tim tamu juga melakukan 521 kali operan berbagai 317 operan dan 7 kali tembakan tepat sasaran ke gawang berbanding 4 tembakan milik tuan rumah.
Tentu saja catatan statistik itu harus menjadi bahan evakuasi jika Milan ingin menaklukkan rival sekota tersebut pada leg kedua nanti.
Duel di San Siro
Laga di San Siro, markas Milan, berlangsung dengan tempo lambat di awal babak. Kedua pasukan sama-sama enggan menyerang secara frontal.
Namun seiring waktu, tempo permainan semakin tinggi. Tim tamu yang mendapat peluang lebih awal lewat Joaquin Correa pada menit ke-9.
Sayang sekali, sepakan kerasnya Correa di dalam kotak penalti masih bisa dimentahkan kiper Milan, Maignan.
Menit ke-21 peluang kembali didapat Inter lewat tandukan de Vrij dari situasi bola mati. Vrij menyambar umpan dari kiri di tiang jauh.
Namun bola sundulannya bisa dihalau keluar lapangan oleh Tammy Abraham. Selanjutnya, menit ke-26 giliran Milan mengancam gawang Inter dari sepakan Leao dari kiri.
Namun bola masih bisa diblok kiper Inter dengan kaki kirinya dan bola keluar lapangan. Lalu menit ke-37 peluang kembali didapat Milan.
Kali ini Tammy menyambut umpan terobosan Reijnders, lantas melepas tembakan ke gawang. Namun bola masih bisa diadang Martinez.
Sepanjang 45 menit babak pertama, tidak ada gol yang dicetak. Tak satupun dari sekian banyak peluang yang terkonversi menjadi gol. Skor 0-0 menutup babak pertama.
Kembali dari ruang ganti, tuan rumah langsung tancap gas. Laga berjalan kurang dari dua menit, Milan sukses menjebol gawang Inter Milan lewat aksi Tammy Abraham.
Gol berawal saat Tammy Abraham mendapat bola liar dan kemudian melepas tembakan dari dalam kotak penalti. Skor 1-0 tercatat di papan skor pada menit 47.
Tiga menit kemudian, giliran Inter mendapat peluang untuk mencetak gol dari sepakan Barella. Namun, bola masih bisa dihalau Maignan.
Untuk meningkatkan daya gedor, Inter kemudian melakukan perombakan taktik pada menit ke-59. Hasilnya pada menit ke-67 mereka bisa menyamakan skor.
Gol berawal dari aksi Hakan Calhanoglu yang melepas sepakan roket dari luar kotak penalti memanfaatkan sodoran umpan dari Correa.
Bola sepakannya melesat kencang dan tak bisa dihentikan Maignan. Skor 1-1.
Menit ke-80 peluang didapat inter dari sepakan Zalewski, namun bisa dinetralisir Maignan. Menit ke-84 peluang kembali didapat Inter dari serangan balik.
Tak mau ambil risiko, Milan tampak berusaha mempertahankan skor 0-0 dengan lebih banyak bertahan. Sementara Inter terus menggebrak untuk mendapatkan gol penentu kemenangan.
Namun hingga laga selesai, skor 1-1 tidak berubah. Tuan rumah hanya bisa bermain imbang di laga kandang leg pertama ini.
Susunan Pemain
AC Milan: Mike Maignan; Kyle Walker, Matteo Gabbia, Malick Thiaw, Theo Hernandez, Youssouf Fofana, Tijjani Reijnders, Alex Jimenez, Christian Pulisic, Rafael Leao, Tammy Abraham
Pelatih: Sergio Conceicao
Inter Milan: Josep Martínez; Alessandro Bastoni, De Vrij, Yann Bisseck, Augusto, Nicollo Barella, Hakan Calhanoglu, Davide Frattesi, Darmian, Joaquin Correa, Marcus Thuram
Pelatih: Simone Inzaghi