Jakarta, INDONEWS.ID - Skadron Udara 1 (Skadud 1) Wing Udara 7 Lanud Supadio yang dipimpin Letkol Pnb Dedi Andres Saputra menggelar latihan Weapon Delivery atau penembakan dari udara ke darat di Air Weapon Range (AWR) Gunung Tamang, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya, Prov. Kalbar.
Latihan berlangsung selama tiga hari ini, dimulai pada Senin (28/4/2025), sampai Rabu (30/4/2025).
Komandan Wing Udara 7 Kolonel Pnb Supriyanto mewakili Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Reka Budiarsa menjelaskan bahwa latihan weapon delivery yang sedang berlangsung merupakan salah satu cara meningkatkan profesionalisme para penerbang tempur pesawat Hawk 100/200 dan ground crew Skadron Udara 1.
"Dalam kurun waktu satu tahun, Skadron Udara 1 melaksanakan berbagai macam misi latihan salah satunya latihan penembakan dari udara ke darat, " jelas Kolonel Pnb Supriyanto.
Danwing Udara 7 menyatakan Latihan yang digelar untuk kedua kali di AWR Gunung Tamang sukses dilaksanakan berkat profesionalitas para pelaku latihan, yang terdiri dari para penerbang tempur dan ground crew pesawat Hawk 100/200 serta personel pendukung penerbangan.
Sementara itu, Danskadud 1 Letkol Pnb Dedi Andres Saputra menambahkan bahwa latihan seperti ini dilaksanakan secara periodik dengan tujuan meningkatkan kemampuan para penerbang dalam menjaga keamanan dan kedaulatan NKRI.
"Latihan ini juga membantu meningkatkan profesionalisme awak pesawat tempur dalam hal penembakan dari darat ke udara,” tutur Perwira Menengah (Pamen) Alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) Tahun 2005.
Latihan ini, lanjutnya, untuk melatih bagaimana para penerbang melaksanakan penembakan dari udara ke darat dengan menggunakan bom dan roket.
“Pengeboman dilakukan dengan cara dijatuhkan dan ditembakan dari jarak tertentu untuk menghancurkan target atau sasaran didarat yang telah ditentukan. Dengan latihan yang rutin, diharapkan para penerbang semakin terasah dan meningkat kemampuannya, sehingga tercapai profesionalisme," tutupnya.