Nasional

Jejak Monash University di Jakarta: Ketika Alumni Bersatu Bahas Masa Depan Keuangan Indonesia

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 15/05/2025 19:34 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Di tengah hiruk-pikuk kawasan bisnis Sudirman Jakarta pada Kamis, 15 Mei 2025, para alumni Monash University Australia lintas generasi menggelar pertemuan istimewa yakni Alumni Insight Series.

Pertemuan ini bukan sekadar menapaki kembali jejak mereka selama menempuh pendidikan di Negeri Kanguru, namun lebih dari itu,  mereka berkumpul untuk menyamakan persepsi dan menyatukan pemikiran demi Indonesia yang lebih baik ke depannya.

Acara yang mengusung tema “The Joint Seminar: Monash University & CPA Australia – Indonesia’s Financial Frontier: Turning Uncertainty into Advantage” bertempat di WTC Conference Hall ini tak sekadar menjadi forum diskusi, tetapi juga cermin kuatnya jejaring Monash yang kini berkiprah di berbagai sektor strategis di Indonesia.

Diskusi malam ini dibuka dengan sajian pemikiran dari tiga pembicara yang semuanya lulusan Monash University. Mereka adalah Thanos Tanubrata selaku CEO BDO Indonesia; Biger Adzanna Maghribi selaku Deputi Direktur Perizinan OJK Wilayah Jabotabek.

Lalu ada  Daud Sijaba yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Bidang Kepatuhan dan Regulasi PT Bank HSBC Indonesia. Sementara Luthfyana Larasati selaku Manajer Climate Finance di Climate Policy Initiative tampil sebagai moderator diskusi

Dari regulasi industri keuangan hingga strategi menghadapi ketidakpastian global, setiap pembahasan mencerminkan kedalaman analisis dan orientasi masa depan.

Sorotan juga diberikan pada peran keberlanjutan, integritas sistem keuangan, dan pentingnya membangun sistem yang adaptif dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Jejaring Kuat

Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi hangat antar alumni. Di tengah sajian hidangan khas—dari bakso hingga dim sum dan puding coklat—terjadi pertukaran cerita, inspirasi, dan gagasan. Bagi banyak alumni, ini bukan sekadar reuni, melainkan momentum untuk membangun kolaborasi lintas sektor.

Salah satu tokoh yang hadir adalah Asri Hadi. Dia merupakan alumnus Master of Arts bidang Sosiologi Monash University yang lulus tahun 1994. Kini ia menjabat sebagai Bendahara Asosiasi Media Digital Indonesia, dan memimpin sejumlah media nasional seperti Indonews.id, Ketua Dewan Pakar Bulir.id, Dewab Redaksi Editor.id, hingga Peminpin Perusahaan Hariankami.com.

“Saya selalu percaya bahwa jejaring alumni seperti ini bukan hanya tentang masa lalu, tapi tentang membentuk masa depan,” ujarnya sambil bersalaman dengan alumni-alumni muda yang kini aktif di sektor pemerintahan dan keuangan.

Dalam suasana penuh keakraban, Asri Hadi terlihat berbincang dan berfoto bersama para pembicara serta alumni lintas generasi lainnya. Para alumni Monash University yang hadir saat ini telah menempati posisi strategis di berbagai sektor, mulai dari keuangan, pemerintahan, hingga media.

Di penghujung acara, panitia memperkenalkan berbagai program kegiatan alumni Monash di Indonesia untuk tahun 2025. Fokusnya bukan hanya pada pengembangan profesional, tetapi juga kontribusi sosial dan advokasi kebijakan berbasis keilmuan.

Dengan semangat “Turning Uncertainty into Advantage”, malam ini menjadi simbol bagaimana Monash bukan hanya tempat belajar, tetapi komunitas global yang terus tumbuh, relevan, dan berdampak di mana pun alumninya berada.*

 

Artikel Lainnya