Jakarta, INDONEWS.ID- Timnas Indonesia sedang menyiapkan diri menyambut di pemusatan latihan di Bali sepekan terkahir ini.
Skuad yang dibesut pelatih asal Belanda Patrick Kluivert itu akan menjalani laga lanjutan Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan menjamu Timnas China pada 5 Juni mendatang.
Kendati Timnas Indonesia dibayang-bayangi rekor tidak pernah menang melawan China sejak 1987, namun Kluivert optimistis, tim yang dia latih memiliki peluang menang.
Dikutip dari kanal Youtube resmi Timnas Indonesia, Kluivert mengungkapkan rasa optimistisnya menjelang laga melawan China.
"Tentu saya menghormati laga lawan China, tetapi saya rasa kami punya peluang bagus untuk menang melawan China," kata Kluivert, dikutip Selasa (27/5/2025).
Setelah duel lawan China, Tim Merah Putih akan bertandang ke Osaka, Jepang melawan Timnas Samurai Biru.
Terkait peluang Garuda melawan Jepang, Patrick Kluivert mengakui timnya perlu perjuangan keras demi memetik poin di negeri Sakura itu.
Kendati pelatih Jepang melakukan bongkar-pasang pemain, menurut Kluivert, itu tidak akan mengurangi kualitas Samurai Biru.
Sebab beredar kabar kalau pelatih Hajime Moriyasu banyak memanggil pemain debutan dari liga domestik untuk hadapi Garuda.
"Lalu untuk melawan Jepang, semua orang tahu Jepang adalah tim bagus. Mereka sudah lolos ke Piala Dunia, tapi tentu kami akan memberikan segalanya untuk menang juga di laga itu," ujar Kluivert.
Namun dia optimistis memiliki peluang jika menghadapi China. "Jadi peluangnya cukup realistis bahwa kami bisa menang lawan China. Dan laga lawan Jepang pasti akan lebih sulit," ucapnya.
Patrick Kluivert menyebut bahwa timnya punya peluang bagus untuk menang. Tentu hal ini karena faktor laga kandang.
Pasalnya, skuad Garuda sedang menjalani rentetan hasil bagus saat bermain laga kandang sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sejak tampil di babak 1, Indonesia bermain kandang delapan kali dengan meraih lima kemenangan, sekali imbang, dan dua kali kalah.
Di sisi lain, China juga punya rekor yang kurang baik saat bermain tandang di pentas serupa. Mereka hanya bisa menang dua kali, imbang sekali, dan kalah empat kali.
Faktor ini setidaknya memacu rasa percaya diri tim Garuda saat meladeni China di GBK nanti. Patrick Kluivert pun menilai timnya punya peluang meraih hasil positif melawan China.