Jakarta, INDONEWS.ID - Di balik sorotan kamera dan panggung gemerlap industri hiburan Korea Selatan, tersimpan kisah tragis tentang Kim Sae Ron—mantan aktris cilik yang dulu dipuja karena bakatnya, namun harus mengakhiri hidup di usia muda, 25 tahun. Belum lama ini, publik dikejutkan dengan terungkapnya pesan terakhir yang ia unggah ke media sosial privatnya lima bulan sebelum kematiannya.
Dalam unggahan yang dilaporkan oleh SBS Entertainment News, Kim Sae Ron menuliskan pesan emosional yang kini terasa seperti jeritan sunyi dari seseorang yang nyaris tak terdengar. “Jika aku mati, tolong foto ini dan bagikan,” tulisnya. Sebuah permintaan yang kini menggema menyayat hati.
Ia menuliskan nama-nama orang yang berjasa dalam hidupnya, yang pernah menyelamatkannya dari kejatuhan. Namun, ia juga mencatat nama-nama yang menjauh saat ia terpuruk, seolah ingin meninggalkan jejak luka yang belum sempat sembuh. “Aku harap kamu renungkan semua yang pernah kamu terima dari saya,” tulisnya.
Kim Sae Ron sempat menjadi pusat kontroversi setelah kasus menyetir dalam keadaan mabuk pada tahun 2022. Skandal itu tak hanya merusak citra publiknya, tetapi juga menghancurkan kehidupannya secara pribadi. Ia menanggung kerugian besar dan dilaporkan memiliki hutang hingga ratusan miliar Won. Meski telah mengganti semua kerugian dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, tekanan publik tak juga mereda.
“Saya tetap mengganti semua kerugian. Setidaknya sekarang, saya tidak akan merasakan sakit lagi,” tulisnya dalam catatan yang kini menjadi bagian dari warisan emosionalnya kepada dunia.
Dua orang sahabatnya yang melihat unggahan itu sempat datang ke kediamannya di Distrik Seongdong, Seoul. Saat itu, mereka berhasil mencegah tragedi lebih lanjut. Tapi, pada tanggal 16 Februari 2025, tak ada lagi yang datang. Hari itu menjadi akhir dari perjalanan hidup seorang Kim Sae Ron.
Setelah kepergiannya, konflik baru muncul. Keluarga Kim Sae Ron berselisih dengan pihak aktor Kim Soo Hyun terkait hubungan mereka. Pihak keluarga mengklaim bahwa keduanya telah menjalin hubungan sejak Kim Sae Ron masih di bawah umur legal. Sementara itu, Kim Soo Hyun menyatakan hubungan itu baru terjalin setelah Sae Ron mencapai usia legal.
Namun, pada akhirnya, yang tersisa bukan sekadar polemik atau kontroversi. Yang tertinggal adalah kisah seorang perempuan muda yang tumbuh di depan kamera, tapi tenggelam dalam kesepian ketika layar tertutup.
Kisah Kim Sae Ron adalah pengingat bahwa di balik wajah-wajah cerah para selebriti, ada manusia yang juga rapuh. Mungkin, jika kita lebih mendengarkan, lebih peduli, dan tidak terburu-buru menghakimi, kisah ini bisa berakhir berbeda.*