Jakarta, INDONEWS.ID -Bentrok Timnas Jepang kontra Korea Selatan (Korsel) pada lanjutan Piala Asia Timur (EAFF) 2025 sedang berlangsung di Yongin Mireu Stadium, Selasa (15/7/2025) kick off pukul 17.24 WIB.
Dia raksasa Asia Timur itu langsung menjajal kehebatan mereka mengolah si kulit bundar. Tak bisa dipungkiri, Jepang mendominasi laga matchday ketiga ini.
Setelah dua kali melepaskan tembakan gagal ke gawang Korsel, Jepang akhirnya memecah kebuntuan lebih dulu lewat gol Ryo Germain pada menit 8.
Tertinggal 1-0, Korsel merespon dengan melancarkan serangan balik. Namun upaya Timnas Korsel yang dilatih Hong Myung-Bo itu selalu gagal.
Pada periode 10 menit pertama, Sakurai Biru menguasai bola mencapai 72 persen berbanding 28 persen milik Korsel
Dalam duel kali ini pelatih Jepang Hajime Moriyasu memainkan skema 3-4-2-1. Dengan skema ini, Yuki Kakit dipercaya sebagai ujung tombak serangan.
Yuki ditopang dua pemain yaitu Ryo Germain dan Germain. Empat pilar tengah cukup efektif dalam pertarungan menghentikan mengalihkan bola ke depan.
Hingga menit ke-28, belum ada gol balasan dari Korsel. Namun menariknya, skuad Taegeuk Warriors berbalik menguasai jalannya laga.
Mereka menguasai bola 53 persen berbanding 47 persen. Mereka juga melakukan operan lebih banyak 114 dengan 81 persen.
Jepang melakukan operan 95 kali dengan akurasi 83 persen. Keduanya sama-sama melepaskan 3 tembakan, sama pelanggan 3 kali dan offside sekali.
Memasuki menit 40, Jepang kembali mengendalikan jalannya laga dengan menguasai bola 51 persen, operan nyari seimbang 167 berbanding 165 milik Korsel.
Ketatnya laga membuat pelanggaran keduanya meningkat, sama 5 pelanggaran, namun Jepang mendapat kartu kuning atas nama Kawabe.
Dengan kartu kuning ini Kawabe harus berhati-hati agar tidak mendapat kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.
Perlawanan Korsel yang menerapkan skema 4-2-3-1 cukup efektif. Buktinya meski kebobolan lebih awal dan sempat dalam tekanan, mereka mampu keluar dan balik memberi tekanan.
Hingga laga babak kedua tuntas, skor 0-1 tetap bertahan. Korsel bakal melanjutkan perlawanan keras di babak kedua.