Olah Raga

Duel Belum Dimulai, Timnas Malaysia Panik Duluan Hadapi Indonesia, Efek Menang 8-0

Oleh : donatus nador - Rabu, 16/07/2025 20:46 WIB


Penampilan super impresif Timnas U-23 Indonesia di matchday pertama ASAEN Cup U-23 2025 telah menebar teror kepada tim di Grup A. Dalam laga kontra Brunei, Indonesia menang 8-0, Jens Raven cetak 6 gol.

Jakarta, INDONEWS.ID- Penampilan super impresif Timnas U-23 Indonesia di matchday pertama ASAEN Cup U-23 2025 telah menebar teror kepada tim di Grup A.

Salah satu tim yang panik menghadapi Timnas Garuda adalah Malaysia. Duel Indonesia kontra Malaysia baru akan terjadi pada 21 Juli mendatang. Namun, Harimau Malaya sudah panik duluan.

Ini tentu tidak lepas dari penampilan Timnas Merah Putih yang memang 8-0 saat melawan Brunei Darussalam pada Selasa (15/7/2025) kemarin.

Dan paling ditakutkan adalah ketajaman striiker Timnas Garuda Jens Raven yang mencetak 6 gol saat memang 8-0.

Kemenangan Indonesia merupakan debut sukses pelatih Gerald Vanenburg, pelatih asal Belanda yang kini dipercaya menukangi Timnas Garuda.

Sebelum melawan Malaysia, Indonesia akan menghadapi Timnas Filipina pada Jumat (18/7/2025) mulai pukul 20.00 WIB.

Pada laga matchday pertama, Malaysia kalah 2-0 dari Filipina. Usai kalah 2-0 dari Filipina, pelatih Malaysia, Nafuzi Zain menilai timnya cukup tampil apik.

Namun, kata pelatih berusia 46 tahun itu, penyelesaian akhir tim besutannya sangat buruk.

“Dari sisi performa dan statistik, kami sebenarnya lebih unggul secara keseluruhan. Tapi tetap saja, kami gagal mencetak gol dan itu jadi masalah utama kami,” kayanya.

Meski kalah, Nafuzi Zain tetap bangga karena perjuangan timnya cukup gigih untuk mencetak gol meski selalu gagal.

“Saya bangga. Mereka tidak menyerah untuk mencoba mencetak gol, hanya saja keberuntungan belum berpihak pada kami," katanya.

“Untuk laga berikutnya melawan Brunei, kami akan evaluasi dan perbaiki kekurangan, terutama di lini pertahanan," kata Nafuzi.

Sementara itu,  setelah melawan Brunei, Malaysia selanjutnya akan melawan Indonesia  di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (23/7/2025).

Nafuzi mengakui bahwa laga hidup dan mati itu  akan terasa sangat berat bagi timnya. Karena itu, dia meminta dukungan para mendukung setia.

"Dukungan penggemar sangat penting walau pun mereka tidak ada di sini (Jakarta), saya tahu tim tetap mendapat dukungan dari Malaysia," tandanya.

Artikel Lainnya