Nasional

PNM Cabang Aceh Gelar Edukasi Kesetaraan Gender dan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 17/07/2025 15:53 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Aceh menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan perempuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Melalui kegiatan bertajuk "Srikandi Masa Kini: Mendengar yang Tak Terucap, Merayakan yang Terlupakan", PNM memberikan literasi dan edukasi seputar hak-hak dasar perempuan, kesetaraan gender, serta pencegahan kekerasan berbasis gender seperti KDRT dan pelecehan seksual.

Acara yang digelar di Banda Aceh pada Kamis (17/07/2025) ini diikuti oleh 320 peserta, terdiri dari karyawan dan nasabah PNM Mekaar. Dalam sambutannya, Pemimpin Cabang PNM Aceh, Agung Utomo menegaskan bahwa perempuan di berbagai daerah, termasuk Aceh, masih menghadapi tantangan besar dalam hal akses pendidikan, informasi, serta perlindungan hukum.

"Perempuan masih menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan pendidikan yang setara, akses informasi, dan perlindungan hukum atas berbagai bentuk kekerasan," ungkap Agung.

Melalui kegiatan edukasi yang inklusif, lanjut Agung, PNM berharap dapat meningkatkan kesadaran para perempuan agar lebih memahami hak-hak mereka dan mampu menentukan masa depan secara mandiri dan sejahtera.

Acara ini juga menghadirkan narasumber Cut Maghfirah Faisal, S.Psi., M.Psi., Psi, seorang psikolog sekaligus pendiri Sanubari. Ia membagikan wawasan tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental serta memotivasi perempuan untuk terus berkembang dan mencapai potensi maksimal.

“Peningkatan kesadaran dan strategi menjaga kesehatan mental menjadi kunci penting agar perempuan bisa bangkit dan berkembang di tengah berbagai tantangan,” kata Cut Maghfirah.

Agung menambahkan, program ini tidak hanya mendukung pemberdayaan perempuan secara edukatif dan sosial, tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi PNM terhadap pembangunan sosial yang berkelanjutan dan berkeadilan.

“Kami berharap, lewat pendekatan partisipatif dan inklusif, kegiatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat dan juga memperkuat nilai perusahaan,” tutup Agung.

Melalui inisiatif seperti ini, PNM semakin mempertegas perannya sebagai mitra strategis dalam membangun masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan sadar akan pentingnya perlindungan terhadap hak-hak perempuan.*(Aceh Bisnis)

Artikel Lainnya