Jakarta, INDONEWS.ID- Duel Timnas Indonesia U-23 kontra Filipina yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (18/7/2025) kick off pukul 20.00 WIB, tuntas.
Sepanjang 90 menit plus, Indonesia harus puas dengan kemenangan tanpa mencetak gol. Tidak seperti matchday pertama, Timnas Garuda terus menari bahagia sepanjang laga karena sukses menggelontorkan 8 gol.
Kali ini Jens Raven yang pada laga pertama mencetak 6 gol, tak bisa mencetak sebiji gol pun ke gawang Filipina. Lesu tak berdaya melawan tim sepadan.
Indonesia menang 0-1. Namun itu karena Filipina mengalahkan diri sendiri karena nasib sial gol bunuh diri Rosquillo pada menit 23.
Tanpa `bantuan` Rosquillo, Indonesia bakal dalam posisi sulit menghadapi laga matchday pamungkas melawan Malaysia pada Senin pekan depan.
Berkat gol Rosquillo, Indonesia tetap di peringkat pertama dengan 6 ppin, termasuk posisi aman karena mengoleksi 9 gol tanpa kebobolan.
Pada laga ini, sejatinya Indonesia mengendalikan laga. Mereka menguasai bola 67 persen, total 582 operan dengan akurasi 87 persen.
Garuda juga melepaskan 17 tembakan, 7 tembakan tepat sasaran, tak satupun tembakan menjebol gawang Filipina. Lima sepakan pojok juga tidak berbuah gol.
Padahal Filipina hanya menguasai bola hanya 33 persen, total 297 operan dengan akurasi 79 persen, melepaskan 4 tembakan.
Bermain dalam tekanan, Filipina melakukan 8 pelanggaran dan 4 kartu kuning mereka terima. Kendati demikian, Indonesia sulit membobol gawang Filipina.
Penyelesaian akhir Timnas Indonesia kurang memuaskan. Jika kualitas ini tidak ada peningkatan saat melawan Malaysia, bukan tak mungkin Indonesia kalah.
Beruntung laga matchday dua lanjutan kualifikasi Grup A ASEAN U-23 Championship 2025 tetap mendapat berkah dari gol bunuh diri lawan.
Ini menjadi pekerjaan rumah pelatih anyar Gerald Vanenburg. Keputusan menahan Jens Raven tak jadi starter bisa jadi salah satu penyebabnya.