Jakarta, INDONEWS.ID-Media online berbasis di Jakarta, INDONEWS.ID menanggapi isu royalti yang lagi ramai diperbincangkan di berbagai media dengan menggelar acara diskusi publik.
Acara diskusi ini akan menghadirkan tiga nara sumber (narsum) yang kompeten dengan isu ini.
Ketiga pembicara tersebut adalah Chandra Darusman (dari Pusat Studi Ekosistem Musik/Mantan Pengawas LMKN), Yuno Abeta Lahay (Waketum Bidang Organisasi PHRI) dan Markus Rozano Antar Prasetyo atau biasa disapa Kepra (Praktisi Komunikasi, Penyiaran dan Penyelenggaraan Event).
Diskusi yang akan diselenggarakan di Balai Sarwono, Kemang, Jakarta Selatan, 27 Agustus 2025, pukul 14.00-17.00 WIB ini akan dipandu oleh Pemimpin Redaksi (Pimred) INDONEWS.ID, Asri Hadi.
Selaku penyelanggara acara sekaligus moderator acara diskusi, Asri menyampaikan bahwa diskusi ini sebagai tanggapan atas persoalan royalti yang sedang ramai dibahas di berbagai platform media saat ini.
Maka dari itu, menurut Asri, penting dilakukan diskusi agar masyarakat mengetahui duduk persoalan royalti ini. "Karena ada polemik di masyarakat tentang banyak tempat diminta bayar royalti, maka indonews.id ambil inisiatif untuk membahas tentang royalti itu," kata Asri, Selasa (19/8).
Sekadar diketahui, saat ini ramai diperbincangkan terkait royalti yang membuat pengelola tempat-tempat umum seperti kafe, perhotelan, acara kondangan, bahkan bis antarkota takut memutar musik.
Dampaknya seperti yang terjadi di salah satu hotel di Tegal. Takut diminta membayar royalti, manajemen hotel memutar suara burung yang sudah direkam sebagai pengganti musik.
Dilansir dari Beritasatu.com, pemilik Hotel Riez Palace, Jamaluddin Ali Katiri di Tegal memutuskan untuk berhenti memutar musik.
Ia memilih membeli 16 ekor burung dari pasar, merekam suaranya, lalu memutarkannya melalui pengeras suara di berbagai sudut hotel.
“Hanya suara burung yang kita putar. Kita beli di pasar burung. Mungkin ini rejeki juga buat pedagang burung. Setelah saya tanya, banyak hotel atau café lain yang sudah melakukan hal yang sama,” ungkap Jamaluddin.
Nah, untuk memahami duduk persoalan terkait royalti, lanjut Asri, sangat diperlukan diskusi yang melibatkan semua pihak, "Agar masyarakat tahu duduk persoalannya".
Acara ini, tambah Pimred Indonews, tidak dipungut biaya alias gratis. Siapa saja yang ingin bergabung silakan datang.
Acara ini juga akan dimeriahkan oleh bintang tamu Sandy Canester, pencipta lagu dan musisi.