Jakarta, INDONEWS.ID - Rumahsakit Murni Teguh demi melayani masyarakat Jakarta Selatan, membuka rumahsakit ke-11 di Pejaten, Pasarminggu, Jakarta Selatan. Kamis (25/09) runahsakit yang fokus melayani penderita kanker, jantung dan penyakit dalam menggelar soft launching di rumahsakit Murni Teguh, Pejaten.
Hadir dalam acara tersebut Presiden Komisaris, PT Murni Sadar, Tjhin Ten Chun, Presiden Direktur, DR. dr Mutiara MHA, MKT, dan jajaran Direksi. Menurut DR. dr Mutiara, rumahsakit Murni Teguh punya pengalaman lebih dari 13 tahun menangani penderita kanker dan jantung . Pihaknya memberi pelayanan terbaik pada semua pemderita yang ditangani mereka, sehingga kehadiran rumahsakit sangat dibutuhkan.
Pelayanan terbaik memang dicari masyarakat, terutama bagi penderita kanker dan jantung, meski Indonesia luas namun tak semua rumahsakit dilengkapi peralatan modern. Karena itu tak heran banyak masyarakat daerah pergi ke Jakarta demi penyembuhan penyakitnya.
"Kami terus berupaya memberikan pelayan terbaik, saat ini Rumahsakit Murni Teguh Pejaten tengah melengkapi peralatan modern bagi penderita kanker dan jantung. Namun untuk pemeriksaan dan dianogsis awal bisa dilakukan, dokter-dokter kami membantu penderita yang datang ke sini", ungkapnya.
Selain melayani penderita kanker dan jantung, Murni Teguh Pejaten juga menangani penderita penyakit dalam lainnya seperti ginjal, paru atau stroke. Hebatnya lagi, Murni Teguh satu-satunya rumahsakit yang memberikan pelayanan purna pengobatan, keluarga pasien yang waktunya tersita kesibukan bisa 'menitipkan' di sana, dokter spesialis dan paramedis siap merawat orang-orang terkasih.
Dikatakan, rumahsakit Murni Teguh Pejaten siap kerja sama dengan BPJS, begitu pula dengan perusahaan asuransi. Meski belum melayani pasien BPJS, biaya pengobatan di Murni Teguh Pejaten yang 'menyulap' apartemen menjadi rumahsakit terjangkau. Bagi mereka melayani masyarakat adalah yang utama hingga mereka terbebas dari penyakit.
Sementara salah satu Direksi PT Murni Sabar mengatakan, pihaknya memang dikenal sebagai ahli merubah bangunan apapun menjadi rumahsakit. Seperti di Pejaten, bangunan awalnya diperuntukan sebagai hunian, lalu diubah menjadi rumahsakit dan apartemen. Di Bandung dari mal menjadi rumahsakit, sampai tanah kosong menjadi rumahsakit di Ciledug, Tangerang. Dimana ground breaking-nya dilakukan Rabu (24/09) lalu.
Adapun nilai investasi rumahsakit Murni Teguh Pejaten sekitar Rp.330 miliar, sebelum resmi dibuka saat ini pihak manajemen tengah mempersiapkan segala sesuatunya, terutama peralatan modern guna menunjang pelayanan mereka bagi penderita kanker dan jantung.