Nasional

PNM Latih 680 Pelaku Usaha Mikro di Jembrana, Salurkan Modal Hingga Rp29 Miliar

Oleh : Rikard Djegadut - Minggu, 05/10/2025 10:37 WIB


 

Jakarta, INDONEWS.ID - Sebanyak 680 pelaku usaha mikro di Kabupaten Jembrana mengikuti kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha yang diselenggarakan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jumat (3/10/2025).

Didominasi oleh peserta perempuan pelaku usaha, kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, jajaran Forkopimda, perwakilan OJK, Bank Indonesia Provinsi Bali, dan Pangkalan TNI AL Denpasar.

Bupati Kembang Hartawan menyampaikan apresiasi atas perhatian PNM yang telah menyalurkan bantuan permodalan tanpa jaminan sebesar Rp29 miliar kepada masyarakat Jembrana.

“Saya secara pribadi dan mewakili masyarakat Jembrana menyampaikan terima kasih. Ada Rp29 miliar yang sudah dicairkan untuk pelaku usaha kecil di daerah kami,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan teknis, tetapi juga kemampuan mengelola modal dan membangun usaha secara berkelanjutan. “Produk bagus saja tidak cukup. Kita harus mampu membuat pelanggan senang dan loyal,” tegasnya.

Bupati Kembang juga menekankan pentingnya soft skill dalam bisnis, termasuk memanfaatkan fasilitas Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) milik Pemkab Jembrana untuk mendukung pengemasan produk, digital marketing, hingga pengurusan perizinan seperti BPOM dan SPP-IRT.

Ia menutup sambutannya dengan ajakan kolaborasi lintas sektor. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dari kota kecil ini, kami ingin lahir UMKM hebat dari Jembrana,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang PNM Denpasar, Leonardus Yosi Tyas Himawan, menjelaskan bahwa seluruh bantuan modal yang diberikan bersifat tanpa jaminan, dengan nominal Rp2 juta hingga Rp15 juta per orang.

“Harapannya modal ini bisa diputar untuk kemajuan masyarakat ultra mikro di Jembrana. Saat ini, kami sudah membentuk 736 kelompok dengan anggota 10 sampai 30 orang,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, PNM berharap lahir UMKM tangguh dan berdaya saing yang mampu menjadi motor penggerak perekonomian Jembrana di masa depan.

Artikel Lainnya