Jakarta, INDONEWS.ID - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan inklusivitas dan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas di Kota Jambi.
Mengusung tema “Difabel Berdaya, Ekonomi Tumbuh Bersama,” kegiatan ini diikuti oleh 27 penyandang disabilitas, termasuk 10 peserta yang merupakan nasabah PNM Mekaar. Pelatihan berfokus pada keterampilan pembuatan aneka kue, mencakup teori, praktik, strategi pemasaran, hingga penyusunan rencana usaha.
Pimpinan Cabang PNM Jambi, Ocfa Indah Nasution, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membangun kemampuan sekaligus kepercayaan diri para difabel agar dapat mandiri secara ekonomi.
“Penyandang disabilitas memiliki semangat luar biasa untuk mandiri, namun sering kali terhalang oleh keterbatasan akses pelatihan dan kesempatan. Melalui kegiatan ini, PNM ingin menjadi jembatan bagi mereka untuk mengembangkan potensi dan menciptakan sumber penghidupan berkelanjutan,” ujar Ocfa.
Pelatihan ini merupakan wujud nyata implementasi nilai perusahaan Tumbuh, Peduli, dan Menginspirasi, sekaligus kontribusi terhadap Asta Cita poin ke-3, yaitu meningkatkan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, serta mengembangkan industri kreatif.
PNM juga melihat potensi besar dalam pemberdayaan kelompok difabel di Jambi. Berdasarkan data Dinas Sosial Kota Jambi, terdapat 1.005 penyandang disabilitas di wilayah tersebut. Karena itu, PNM berupaya menghadirkan intervensi nyata yang tidak hanya berorientasi pada nasabah, tetapi juga bagi komunitas sosial secara luas.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pihak seperti Yayasan Teman Kecil, Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN), Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), dan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Jambi, sebagai bentuk kolaborasi lintas lembaga dalam memperkuat ekosistem pemberdayaan difabel.
PNM berharap semangat kemandirian yang tumbuh dari para peserta dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak.
“Pemberdayaan sejati tidak mengenal batas fisik, melainkan berangkat dari keyakinan bahwa setiap individu memiliki potensi untuk tumbuh dan berkontribusi bagi lingkungannya,” ujar Ocfa menegaskan.
Ke depan, PNM berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi lintas sektor guna memastikan akses pelatihan dan peluang usaha yang lebih inklusif bagi seluruh masyarakat, termasuk kelompok difabel.
Dengan semangat Tumbuh, Peduli, dan Menginspirasi, PNM optimis bahwa ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan dapat terwujud apabila seluruh elemen bangsa bergerak bersama dalam semangat pemberdayaan.