Jakarta, INDONEWS.ID - Mengawali tahun baru 2026 setiap institusi atau lembaga akan membuat resolusi sekaligus refleksi dari pencapaian hasil di tahun lalu untuk lebih maju dari sebelumnya.
Demikian juga dengan terpilihnya Prof. Ir.A.Harits Nu'man,M.T.,Ph.D., IPU sebagai Ketua Umum Forum Rektor Indonesia (FRI) Periode 2026-2027 yang juga Rektor Universitas Islam Bandung (UNISBA). Harapan itu diterjemahkan demikian, bahwa Pendidikan Tinggi di Indonesia semakin berkualitas pada akhirnya dapat menyejahterakan masyarakat menuju Indonesia Maju 2045.
Menurut Prof. Harits demikian sapaan akrabnya, bahwa FRI dibawah kepemimpinannya memiliki 4 tujuan utama: Meningkatkan mutu Perguruan Tinggi, Memperkuat Kolaborasi, Mendorong Kemajuan Pendidikan melalui kemajuan Akademik dan riset, dan Menyongsong Indonesia Emas 2045 untuk lebih maju.
Pendapat sekaligus harapan Prof. Francisca Sestri yang saat ini Rektor UNIPI (Universitas Insan Pembangunan Indonesia) dan pernah menjabat Direktur Komersial PT.Mustika Ratu,Tbk. beberapa tahun silam. Dengan adanya kemantapan dari kiprah FRI, maka kolaborasi pentahelix harus diterapkan khususnya korelasi Dunia Usaha dan Dunia Pendidikan (Dudi) akan terjalin secara berkesinambungan, dan itu butuh perhatian dari FRI, dengan demikian Kurikulum Berbasis Outcome bukan hanya untuk meraih Akreditasi dengan nilai tertentu, namun pada realitasnya tidak menyejahterakan masyarakat karena output yang dihasilkan tidak bisa dimanfaatkan dunia usaha, alias pengangguran masih tinggi,ungkapnya kepada Indonews.
Sedangkan Prof. Sri Ayu Andayani, Wakil Rektor II UNMA Majalengka, mengatakan FRI agar berjuang untuk kemajuan semua Perguruan Tinggi termasuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) secara kebersamaan baik golongan yang sudah besar maupun yang masih berjuang untuk besar, maka kolaborasi akan berdampak nyata. Ungkap Prof Sri Ayu saat berbincang dengan Pak Ketum FRI terpilih di suatu forum seminar APTISI di Jakarta.