Nasional

Jusuf Kalla: 75 Persen Sound System Masjid di Indonesia Perlu Diperbaiki

Oleh : Rikard Djegadut - Senin, 26/01/2026 08:54 WIB


 

Jakarta, INDONEWS.ID – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla alias JK menilai pemasangan pengeras suara di banyak masjid di Indonesia masih dilakukan tanpa perencanaan yang matang. Akibatnya, kualitas tata suara dinilai belum mendukung kekhusyukan ibadah.

Hal tersebut disampaikan JK saat memberikan pelatihan akustik masjid kepada 109 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Jakarta. Menurutnya, sekitar 75 persen masjid di Indonesia memiliki sistem pengeras suara yang perlu diperbaiki dari sisi pengoperasian maupun penataannya.

“Di seluruh Indonesia, sekitar 75 persen masjid itu punya sound system yang perlu diperbaiki operasionalnya, karena yang memasang itu kadang-kadang anak-anak yang tinggal di masjid. Jadi, cara pasangnya yang penting bunyi,” ujar JK dalam keterangannya, dikutip Minggu (25/1).

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia itu menekankan bahwa pemasangan tata suara masjid seharusnya disesuaikan dengan ukuran dan kebesaran bangunan masjid, kondisi lingkungan sekitar, serta karakter masyarakat setempat.

Menurut JK, penggunaan pengeras suara yang terlalu keras justru dapat menghilangkan kekhusyukan jemaah saat beribadah. “Perubahannya besar padahal perlu. Harus sesuai dengan kebesaran masjid, suasana masyarakat, dan tidak asal pasang. Bukan membesarkan suara saja,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masjid merupakan tempat ibadah yang seharusnya menghadirkan suasana syahdu, bukan sarana hiburan. “Masjid itu harus syahdu. Ini ibadah, bukan hiburan. Kalau hiburan mungkin orang bisa tidur, tapi ini ibadah, jadi harus syahdu,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, JK berharap para pengurus masjid dapat memahami pentingnya tata suara yang baik agar pelaksanaan ibadah dapat berlangsung lebih khusyuk dan nyaman bagi seluruh jemaah.*

Artikel Lainnya