Nasional

KBRI Beijing Dorong Kolaborasi AI, Teknologi, Film dan Musik Indonesia-Tiongkok

Oleh : luska - Selasa, 27/01/2026 11:59 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - Dalam pertemuan bertajuk AI Chinese New Year di Beijing, 26 Januari 2026, Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menekankan bahwa dengan pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) semakin membuka peluang untuk memperkuat kerja sama industri kreatif serta koneksi budaya dan masyarakat Indonesia-Tiongkok. 

“Pemanfaatan teknologi untuk promosi budaya dengan tepat akan dapat berdampak luas, bukan 
hanya dapat memperkaya budaya itu sendiri, tapi juga memperkuat koneksi antar antar masyarakat, lintas generasi dan lintas bangsa”, ujar Dubes

Djauhari dihadapan sekitar 100 audiens dari perwakilan Kementerian kebudayaan Tiongkok, instansi terkait Tiongkok terkait radio dan televisi, berbagai perusahaan media, telekomunikasi, digital dan industri kreatif Tiongkok. 

Lebih jauh Dubes Djauhari menyampaikan bahwa simbol-simbol budaya dan hikayat telah banyak yang menjelma dalam musik, animasi, film dan kreasi budaya kreatif lainnya. Indonesia adalah negeri dengan beragam budaya. Kekayaan budaya Indonesia menjadi sumber ide inovatif yang turut mendorong pesatnya industri kreatif di Indonesia, baik film, musik dan animasi.

“Di tahun 2030, kontribusi industri kreatif Indonesia terhadap PDB diperkirakan akan mencapai 8% 
dan dapat menyerap sekitar 30 juta tenaga kerja”. 
Di sisi lain, Tiongkok dikenal dengan kapasitasnya dalam pengembangan berbagai teknologi maju termasuk AI. “Kolaborasi positif dan produktif antara besarnya potensi budaya dan industri 
kreatif Indonesia, talenta muda Indonesia dan teknologi canggih Tiongkok, akan semakin 
memperluas peluang-peluang konkret di bidang film, animasi, musik dan juga drama pendek ke 
depan”, tambah Dubes Djauhari. 

Penandatanganan MoU Kerja sama Industri Kreatif dan Digital Content Pada kesempatan tersebut, Dubes Djauhari turut menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Imperial Pictures Indonesia denga perusahaan Migu, perusahaan digital di bawah salah satu perusahaan telekomunikasi besar Tiongkok, untuk penguatan kerja sama budaya, industri kreatif dan digital content, termasuk dengan memanfaatkan teknologi AI. 

Dubes RI menyampaikan harapan kolaborasi produktif serupa akan semakin meluas di masa 
mendatang.

“Karena ketika teknologi menghasilkan koneksi kolaborasi yang saling menguntungkan, disitu kita benar-benar merasakan manfaat teknologi”. 

AI Chinese New Year diselenggarakan oleh State Administration of Radio, Film, and Television 
(NRTA) yang didukung oleh salah satu perusahaan telekomunikasi besar Tiongkok dan dihadiri pula oleh perwakilan Kementerian Kebudayaan Tiongkok, Peking National Opera, perusahaan teknologi, industri kreatif dan media. 

Pada acara tersebut juga dilakukan peluncuran perdana pesan tahun baru Imlek dari Duta Besar 
RI yang akan disebarluaskan melalui salah satu platform digital media di Tiongkok.

Artikel Lainnya