Jakarta, INDONEWS.ID — Pimpinan Redaksi Indonews.id, Drs. Asri Hadi, mengaku merasa terhormat dapat menghadiri kegiatan Indonesia Cyber Security Summit & Knowledge Sharing Session Series bertajuk “Strengthening Cyber Resilience Through International Cooperation” yang digelar di Hotel Sari Pasifik, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan tersebut, Asri Hadi terlibat diskusi dengan Zachary Benz, Senior Manager Cyber Security sekaligus Deputy CISO dari Sandia National Laboratories, Amerika Serikat. Diskusi membahas tantangan keamanan siber global serta pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.
Asri Hadi juga berkesempatan berfoto bersama para pembicara dan perwakilan dari berbagai instansi Amerika Serikat, antara lain US Department of Homeland Security (DHS), Federal Bureau of Investigation (FBI), United States Secret Service, United States Coast Guard 1790, Cybersecurity & Infrastructure Security Agency (CISA), serta United States Mission to Indonesia, bersama tuan rumah Indonesia Cyber Security Forum (ICSF).
Selain itu, sejumlah kolega dan kenalan Asri Hadi turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Anton Budianto yang merupakan sesama alumni SMA Negeri 3 Teladan Jakarta, Anna Roosdiana, Ardi Sutedja, dan Nixon Sipahutar.
Sementara itu, berdasarkan siaran pers resmi, Indonesia Cyber Security Forum™ (ICSF) menyelenggarakan acara bertajuk “Memperkuat Ketahanan Siber melalui Kerja Sama dan Kolaborasi Internasional” pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Istana Ballroom, Hotel Sari Pasifik Jakarta. Acara ini dihadiri para pemangku kepentingan dari berbagai sektor, baik nasional maupun internasional, yang memiliki komitmen terhadap penguatan keamanan dan ketahanan siber Indonesia.
Ketua dan Co-Founder ICSF, Ardi Sutedja K., dalam sambutannya menekankan urgensi penguatan ketahanan siber di tengah pesatnya transformasi digital dan meningkatnya ancaman siber lintas negara. Menurutnya, ketahanan siber merupakan fondasi utama dalam menjaga keamanan nasional, stabilitas ekonomi, serta kepercayaan publik terhadap ekosistem digital.
“Indonesia tidak bisa berjalan sendiri. Kerja sama dan kolaborasi internasional menjadi kunci untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini, respons cepat, serta berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menghadapi ancaman siber yang semakin canggih,” ujar Ardi Sutedja K.
ICSF juga menyampaikan apresiasi kepada para mitra internasional yang berkontribusi dalam kegiatan tersebut, khususnya Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, FBI, Department of Homeland Security, US Secret Service, US Coast Guard, dan Internal Revenue Service (IRS). Kehadiran para mitra tersebut dinilai memberikan perspektif berharga serta memperkaya dialog dan kolaborasi lintas negara.
Melalui forum ini, ICSF berharap dapat memperkuat dialog strategis, membangun kepercayaan, serta memperluas jejaring kerja sama internasional guna menciptakan ekosistem digital yang aman, tangguh, dan adaptif terhadap tantangan global.