Opini

Refleksi Kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem)

Oleh : luska - Kamis, 12/02/2026 19:26 WIB


Oleh M.Nazari Syam (Kontributor Indonews)

Visi dan Misi Pemerintahan Mualem-dek Fadh adalah " Terwujudnya Aceh Bermartabat, Maju dan Islami.
Satu tahun perjalanan kepemimpinan pemerintahan Mualem-dek Fadh sudah menunjukkan pencapaian dalam mewujudkan visi dan misi yang menjadi komitmen bersama rakyat Aceh ketika kampanye.

Diawal-awal kepemimpinan pemerintahannya langsung mendapat tantangan menyangkut "Martabat rakyat Aceh" terkait 4 pulau yang disengketakan dengan Sumatra Utara berhasil dikembalikan lagi menjadi milik Pemerintahan Aceh atas dukungan Presiden Prabowo, tanpa harus berkonflik secara prontal. Gaya kepemimpinan yang lembut namun tegas dan tidak syeih-syoeh membuktikan kemampuan yang mumpuni sebagai mantan panglima gerilyawan GAM di masa lampau.

Keberhasilan lainnya dibidang kinerja penyelenggaraan pelayanan publik masuk 8 besar nasional dengan indeks 4,56 katagori A.

Pencapaian dititik ini adalah sebuah kemajuan dari reformasi birokrasi dengan menempatkan orang-orang yang tepat untuk menahkodai birokrasi seperti jabatan strategis Sekretaris Daerah dan SKPA lainnya.

Dukungan dan peran strategis Sekda M.Nasir Syamaun, S.sos. MAP. sangat menentukan keberhasilan Kepemimpinan pemerintahan Mualem-dek Fadh di masa yang akan datang.
Sebagai koordinator pelayanan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan harus dapat memastikan implementasi kebijakan Gubernur dalam meningkatkan efesiensi dan efektivitas birokrasi, serta pengawasan terhadap kinerja ASN.

Seorang tokoh masyarakat Aceh di Jakarta dan juga tokoh politik Saiful Una memberikan apresiasi atas pencapaian-pencapaian keberhasilan kinerja dibawah kepemimpinan Mualem-Dek Fadh, sekalipun melangkah dalam riak-riak suara ombak yang kadangkala memhempas badai dikebiruan laut, namun semua dapat diselesaikan dengan baik.

Apresiasi terhadap kepemimpinan pemerintahan Mualem-Dek Fadh juga diberikan oleh seorang tokoh Agama pantai Barat Selatan yang sekaligus pimpinan dayah mudi insafiah Tgk. Syahwizal  atas konsistensi penerapan syariat Islam di Aceh yang merupakan bumi para Aulia Allah, selain mendapatkan penghargaan pesantren Awards 2025, dari kementrian Agama Republik Indonesia.

Harapan ke depan pada pada pemerintahan Mualem-Dek Fadh agar lebih maju lagi dan fokus pada rehabilitasi dan rekonstruksi daerah-daerah yang terkena bencana alam banjir.

Artikel Lainnya