Jakarta, INDONEWS.ID - Sebuah perjalanan spiritual yang telah dijalani selama lebih dari tiga dekade kini mulai dibagikan kepada publik melalui berbagai platform digital. Pengalaman batin yang selama ini bersifat pribadi tersebut perlahan diungkap melalui podcast dan kanal YouTube, sekaligus menjadi dasar pengembangan sebuah film dokumenter yang saat ini masih dalam tahap penulisan naskah.
Connie Constantia, sosok yang dikenal sebagai penyanyi pop kreatif lama menghilang di dunia tarik suara. Sekian tahun ia sengaja 'menghilang' dari hiruk pikuk panggung hiburan, lalu apa yang dilakukan?
Ia mengungkapkan bahwa perjalanan spiritual yang dialaminya bermula sejak puluhan tahun lalu. Awalnya ia memilih menyimpan pengalaman tersebut secara pribadi karena belum memahami sepenuhnya makna dari apa yang ia alami.
Namun seiring waktu, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk membagikan pesan tersebut kepada masyarakat luas.
Melalui podcast dan kanal YouTube yang tengah dikembangkan, ia mulai menceritakan berbagai pengalaman spiritual serta perjalanan hidupnya sejak masa kecil hingga saat ini.
Menurutnya, kisah tersebut bukan sekadar pengalaman pribadi, tetapi juga mengandung pesan tentang pencarian makna kehidupan dan hubungan manusia dengan Sang Pencipta.
Selain konten digital, ia juga tengah menyiapkan sebuah film dokumenter yang mengangkat perjalanan hidup dan pengalaman spiritualnya.
Saat ini proyek tersebut masih berada pada tahap penulisan cerita, yang akan memuat kisah perjalanan hidupnya sejak kecil, termasuk berbagai peristiwa dramatis yang membentuk pandangan spiritualnya hingga sekarang.
Dalam pandangannya, bangsa Indonesia memiliki kekayaan spiritual, budaya, dan kreativitas yang sangat besar. Namun ia menilai sering kali potensi anak bangsa justru kurang mendapatkan ruang yang memadai di negeri sendiri, sementara produk dan pengaruh dari luar dengan mudah mendominasi berbagai sektor, mulai dari industri kuliner hingga kosmetik.
Ia berharap masyarakat Indonesia semakin menghargai karya dan potensi bangsa sendiri. Menurutnya, penghargaan terhadap identitas, bahasa, dan budaya sendiri menjadi kunci agar bangsa ini mampu berdiri sejajar dengan bangsa lain di dunia.
Melalui konten digital dan rencana film dokumenter tersebut, ia juga ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya persatuan dalam keberagaman.
Baginya, perbedaan keyakinan seharusnya tidak menjadi penghalang untuk saling menghormati, karena pada dasarnya manusia memiliki tujuan spiritual yang sama, yaitu mencari dan mendekat kepada Sang Pencipta.
Dengan membawa pesan “Satu Cinta dalam Keberagaman”, ia berharap karya yang sedang dipersiapkan ini dapat membuka ruang dialog, memperkuat toleransi, serta mengajak masyarakat untuk kembali memaknai nilai-nilai spiritual secara lebih mendalam.