Jakarta, INDONEWS.ID - Arsenal melakoni laga pekan ke-30 lanjut Liga Inggris 2025/2026 dengan menjamu Everton.
Duel yang akan berlangsung di Emirates Stadium pada Minggu (15/03) dini hari WIB sangat krusial nagi The Gunners.
Mereka tidak hanya ingin mengamankan puncak klasemen dari kejaran Manchester City, tapi juga menyiapkan misi memenangkan leg kedua Liga Champions melawan Bayer Leverkusen.
Pasalnya, Arsenal hanya mampu bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar.
Demi menyukseskan misi ganda itu, pelatih The Gunners Mikel Arteta harus melakukan sesuatu dalam laga ini.
Untuk itu, Arteta diperkirakan melakukan beberapa penyesuaian di lini belakang saat menghadapi Everton.
Kiper utama David Raya hampir pasti tetap menjadi pilihan di bawah mistar gawang Arsenal.
Penampilannya yang stabil membuatnya tetap menjadi sosok yang diandalkan menjaga pertahanan The Gunners.
Di lini bek, Ben White berpotensi kembali menjadi starter setelah sebelumnya hanya duduk di bangku cadangan saat melawan Bayer Leverkusen.
Ben kemungkinan akan mengisi posisi bek kanan menggantikan Jurrien Timber yang bisa saja diistirahatkan.
Sementara itu duet William Saliba dan Gabriel Magalhaes diprediksi tetap menjadi pilihan utama di jantung pertahanan.
Di sisi kiri, Riccardo Calafiori berpeluang tampil sejak awal menggantikan Piero Hincapie yang sebelumnya bermain di Liga Champions.
Arsenal kemungkinan tetap mengandalkan kombinasi solid di lini tengah.
Peran dua gelandang bertahan akan sangat penting untuk mengontrol tempo permainan melawan Everton.
Declan Rice diprediksi kembali menjadi motor permainan Arsenal dari lini tengah.
Kemampuannya dalam bertahan sekaligus mengalirkan bola membuatnya sulit tergantikan dalam skema Arteta.
Ia kemungkinan akan ditemani Martin Zubimendi yang berperan sebagai pengatur ritme permainan dari area yang lebih dalam.
Kolaborasi keduanya diharapkan mampu meredam tekanan Everton sekaligus membantu transisi menyerang.
Sementara di posisi gelandang serang, Eberechi Eze berpeluang kembali mendapat kepercayaan.
Lalu lini serang Arsenal juga diprediksi mengalami sedikit perubahan.
Bukayo Saka kemungkinan tetap dipercaya sebagai starter meski sempat tampil kurang maksimal melawan Bayer Leverkusen.
Kualitas bola matinya dinilai masih sangat penting untuk membongkar pertahanan Everton.
Di sisi kiri, Gabriel Martinelli diperkirakan kembali mengisi posisi utama.
Alternatif lain seperti Gabriel Jesus masih mungkin dimainkan. Namun Martinelli masih menjadi opsi paling stabil dalam beberapa laga terakhir.
Sementara Kai Havertz berpeluang menjadi ujung tombak utama.
Postur tubuh dan kemampuannya dalam duel udara dianggap cocok menghadapi pertahanan kuat Everton.
Ini membuat Viktor Gyokeres berpotensi memulai laga dari bangku cadangan.
Dengan rotasi ini, selain bisa memetik hasil sempurna di domestik, juga menjaga kebugaran pada laga leg kedua Liga Champions.
Dengan demikian diharapkan misi ganda bisa tercapai.
Diketahui, pada kompetisi domestik sebelumnya, tim asuhan Arteta sukses meraih kemenangan tipis 1-0 saat melawan Brighton.
Hasil ini membuat jarak dengan Manchester tetap terjaga. Namun, hasil berbeda mereka dapatkan di Liga Champions.
Di Liga Champions mereka ditahan imbang Leverkusen. Gol penyama kedudukan Leverkusen bahkan lahir dari situasi bola mati.
Sebagai tim yang finis di peringkat pertama fase Liga Champions, hasil imbang itu menjadi tanda bahaya.
Karena itu, Arteta memberikan perhatian serius menjelang laga penting melawan Everton.