Jakarta, INDONEWS.ID-- Pemilihan presiden Barcelona pada Minggu (15/3/2026) waktu Spanyol telah selesai.
Joan Laporta kembali terpilih usai menyingkirkan pesaing utama, Victor Font dalam pemilihan yang berlangsung demokratis.
Dalam pemilihan ini Laporta sukses meraih 32.934 suara atau sekitar 68,18 persen dari total 48.480 pemilih.
Sementara sang lawan, Font memperoleh 14.385 suara atau 29,78 persen.
Hasil tersebut membuat Joan Laporta unggul jauh atas pesaing utama, Victor Font. Denhsn demikian, Laporta akan memimpin Barcelona hingga 2031.
Ini merupakan kekalahan yang kedua secara beruntun bagi Victor Font. Dalam pemilihan presiden periode 2021, Font juga mengalami kekalahan.
Kemenangan Laporta sudah terlihat dalam jajak pendapat sebelumnya. Keuggulan Laporta yakni program yang ia tawarkan selama masa kampanye.
Berbeda dengan Font yang melemparkan gagasan untuk mendatangkan kembali Pep Guardiola dan Messi, Laporta lebih menekan stabilitas manajemen dan kesinambungan masa depan Barca.
Nampaknya program Laporta lebih diterima publik yang memiliki hak suara untuk memilih.
Diketahui, pada masa kepemimpinan periode kedua sejak 2021, Barcelona meraih dua gelar Liga Spanyol.
Kesuksesan tersebut terjadi saat tim ditangani Xavi Hernandez dan kemudian Hansi Flick.
Hansi Flick sempat membawa tim meraih treble domestik pada fase awal masa kerjanya.
Selain hasil di lapangan, Laporta juga melanjutkan proyek renovasi stadion Spotify Camp Nou.
Proyek tersebut sempat menuai kritik dari pihak oposisi dalam pemilihan.
Dalam pemungutan kali ada 48.480 socios dari total 114.504 anggota klub yang ikut memilih.
Beberapa pemain tim utama hadir memberikan suara setelah Barcelona menang 5-2 atas Sevilla FC.
Tampan di lokasi, pemain yang datang untuk pemilihan antara lain Raphinha, Dani Olmo, Pedri, Ronald Araujo, Gavi, Marc Casado, serta Fermin Lopez.
Pelatih Hansi Flick juga hadir untuk memberikan hak suara.
Laporta menyampaikan apresiasi kepada para anggota setelah hasil pemilu diumumkan.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada klub luar biasa yang kita miliki ini, Barca," ucap Laporta.
"Para anggota memberikan suara untuk menentukan siapa yang akan mewakili mereka, dan hal itu merupakan hal yang unik di dunia."
"Sebuah perayaan sejati dari semangat Barca, sungguh luar biasa. Terima kasih, Barca."
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua anggota yang telah memberikan suara."
"Mereka hadir pada hari yang spektakuler; ini adalah perayaan demokrasi, kebanggaan warga, dan semangat Barca.
Tak lupa ia menyampaikan apresiasi kepada staf kami telah bekerja dengan luar biasa dalam menyukseskan pemilihan ini.
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada dewan direksi, yang dipimpin oleh Rafa Yuste, atas kerja keras mereka," tutup dia.
"Terima kasih juga kepada panitia pemilihan yang telah mengelola perayaan semangat".