Jakarta, INDONEWS.ID--Pelatih Como, Cesc Fàbregas mengapresiasi semangat yang dimiliki tim asuhannya saat meladeni Inter Milan pada laga pekan ke-32 lanjutan Serie A.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia, markas Como, Minggu (12/04) malam itu Como kalah 3-4 dari tim tamu.
Meskipun kalah dengan skor 3-4, pelatih asal Spanyol itu tetap memuji penampilan anak asuhnya.
Fabregas memberikan komentarnya terkait kekalahan dramatis timnya dari Inter Milan
"Tim saya sekali lagi membuktikan keberanian dan semangatnya, bahkan dalam kekalahan pun menunjukkan karakter yang kuat," kata mantan pemain Barcelona itu.
Dia mengakui, kekalahan timnya karena melakukan beberapa kesalahan.
"Tapi kami adalah tim muda yang menghadapi lawan yang menghukum setiap kesalahan," sambungnya.
Fàbregas mengatakan, pihaknya tidak terlalu peduli dengan klasemen dan bahkan tidak mengetahui peringkat berapa sekarang.
"Saya tidak tahu di posisi mana kami berada di klasemen, karena saya tidak mengikuti sejak awal musim, dan tidak akan mengikutinya sekarang," ujarnya.
Saat ini Como ada di peringkat kelima dengan 58 poin, tertinggal 2 poin dari Juventus yang berada di peringkat keempat dengan 60 poin.
Di sisi lain, Inter Milan semakin mendekati gelar juara Serie A, setelah mengumpulkan 75 poin di puncak klasemen, unggul 9 poin dari pesaing terdekatnya, Napoli.
"Saya tidak ingin membahas aspek taktis hari ini, karena apa yang terjadi sudah tercermin di lapangan."
"Angka-angka menunjukkan bahwa kami melepaskan 20 tembakan ke gawang Inter, sesuatu yang tidak dilakukan oleh banyak tim," tukasnya.
Dia melanjutkan, "Jika ada yang memberitahu saya dua tahun lalu bahwa kami akan bersaing dengan Inter seperti ini, saya akan mengira kami sedang bermain dalam pertandingan persahabatan, tetapi hari ini kami berada di level yang sama dengan mereka."
"Membicarakan taktik bukanlah hal terpenting, yang membuat perbedaan adalah mentalitas, dan ada garis yang sangat tipis antara kemenangan dan kekalahan."
Dia menutup pernyataannya dengan mengatakan, pertandingan melawan Inter adalah pengalaman yang sangat penting.
"Dan kita harus belajar dari kesalahan yang kita buat, karena kita terus berusaha untuk berkembang."
Dia sangat bangga dengan para pemainnya, sejak hari pertama.
"Dua setengah tahun lalu kami bekerja keras, dan kami melihat perkembangan ini dengan jelas, serta ada keinginan yang tulus untuk berkembang dan keberanian dalam menghadapi lawan mana pun," tutupnya.