Jakarta, INDONEWS. ID--Duel seru Manchester City kontra Arsenal tersaji di Stadion Etihad, Minggu (20/3) malam WIB.
Laga pekan 33 lanjutan Liga Inggris ini berakhir dengan kemenangan Man City dengan skor 2-1.
Kemenangan ini membuat persaingan perebutan gelar antar Arsenal kontra City semakin panas.
Peluang Arsenal untuk meraih trofi musim ini semakin kecil jika tren buruk tidak diperbaiki.
Kemenangan ini membuka peluang bagi City untuk bisa meraih juara liga akhir musim.
Posisi Arsenal di klasemen Liga Inggris pun kian terancam. Arsenal memang masih di peringkat pertama dengan 70 poin dari 33 laga.
Namun City yang saat ini ada di peringkat 2 klasemen mengoleksi 67 poin dari 32 laga, selisih 3 poin dari Arsenal.
Artinya City bisa meraih trofi jika menyapu bersih semua laga yang tersisa dan di lain sisi Arsenal kalah.
Duel kali ini memperlihatkan persaingan dua raksasa Liga Inggris itu.
City menilai laga dengan gempuran hebat ke pertahanan Arsenal.
Hasilnya,, mereka unggul lebih dulu pada menit 16 lewat gol Rayan Cherki.
Gol berawal dari Matheus Nunes memberikan bola pada Rayan Cherki.
Walaupun masih banyak pemain-pemain Arsenal di kotak penalti, Cherki menerobos dan lolos dari kepungan pemain Arsena.
Ia lmelepaskan tembakan mendatar dari jarak dekat yang membuat kiper Arsenal David Raya mampu membendungnya. Skor 1-0.
Skor 1-0 tak berlangsung lama, sebab dia menit kemudianArsenal bisa menyamakan kedudukan.
Kai Havertz mencatatkan mamanya di papan skor pada menit ke-18.
Gol Kai tercipta karena memanfaatkan kesalahan fatal kiper Man City Gianluigi Donnarumma.
Gol bermula dari lemparan ke dalam yang dilepaskan Nunes ke arah Donnarumma.
Kiper City itu menahan bola namun tak bisa menendang bola lebih cepat saat Kai Havertz datang menekan.
Akibatnya, bola tendangan Donnarumma dibendung Havertz dan bola lalu masuk ke gawang.
Gol Havertz itu membuat skor 1-1 dan The Gunner bisa kembali percaya diri.
The Gunners bisa lebih yakin dalam bertahan hingga skor 1-1 tak berubah sampai babak pertama berakhir.
Di babak kedua, City langsung berusaha menekan tim tamu. Di menit ke-48, terjadi kemelut di kotak penalti.
Namun tendangan Erling Haaland masih membentur tiang.
Setelah 10 menit babak kedua berjalan, tempo permainan menjadi cepat.
Arsenal mendapat peluang emas di menit ke-60 saat Kai Havertz ada di posisi bebas setelah menerima sodoran bola dari Martin Odegaard.
Namun tendangan Havertz masih bisa dibendung oleh Donnarumma.
Usaha Odegaard melakukan rebound juga tak berhasil dipatahkan kiper yang dibeli dari PSG itu.
.Tak lama kemudian, Arsenal kembali mengancam Man City lewat Eberechi Eze. Namun tembakan Eze membentur tiang dan skor tetap 1-1.
Setelah selamat dari ancaman beruntun, Man City berhasil mengubah skor jadi 2-1 di menit ke-65 lewat gol Haaland.
Gol kedua Man City bermula dari lemparan Donnarumma ke arah Nico O`Reilly yang berkolaborasi Jeremy Doku.
Kolaborasi ini berakhir di Haaland yang melepas tembakan tidak bisa dijangkau Raya. Skor 2-1.
Tertinggal, Arsenal kemudian mendapat peluang saat Gabriel Magalhaes berdiri bebas menyundul bola di menit ke-72.
Namun kemelut yang terjadi tidak membuahkan gol. Si sisa waktu, Arsenal berusaha keras meburu gol penyama namun gagal.
Laga berakhir dengan kemenangan City 2-1. Ini menjadi modal bagus bagu City meraih trofi Liga Inggris musim ini.
Susunan Pemain
Manchester City (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma; Matheus Nunes, Abdukodir Khusanov, Marc Guehi, Nico O`Reilly; Bernardo Silva, Rodri (Nico Gonzalez 88); Antoine Semenyo, Rayan Cherki (Phil Foden 85), Jeremy Doku (Savinho 88); Erling Haaland.
Arsenal (4-3-3): David Raya; Cristhian Mosquera (Ben White 74(, William Saliba, Gabriel Magalhaes, Piero Hincapie; Martin Odegaard, Martin Zubimendi (Viktor Gyokeres 85), Declan Rice; Noni Madueke (Gabriel Martinelli 46), Kai Havertz, Eberechi Eze (Leandro Trossard 74