Nasional

Kronologi Ayah Brutal Tembak Mati 8 Anak, 7 Korban Anak Kandung Sendiri

Oleh : Rikard Djegadut - Senin, 20/04/2026 11:12 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - Sebuah tragedi memilukan kembali mengguncang Amerika Serikat. Seorang pria dilaporkan menembak mati delapan anak, termasuk tujuh anak kandungnya sendiri, dalam insiden penembakan massal di Shreveport, negara bagian Louisiana, Minggu (19/4) waktu setempat.

Menurut kepolisian, penembakan terjadi di tiga lokasi berbeda pada Minggu pagi, menjadikannya salah satu insiden paling mematikan di negara tersebut sejak awal 2024. Aparat merespons laporan suara tembakan sekitar pukul 06.00 pagi dan menemukan para korban di beberapa rumah di kawasan Cedar Grove.

Data dari Caddo Parish Coroner`s Office menyebutkan korban terdiri dari delapan anak berusia antara 3 hingga 11 tahun, yakni tiga anak laki-laki dan lima anak perempuan. Mereka merupakan tujuh saudara kandung dan satu sepupu.

Polisi mengidentifikasi pelaku sebagai Shamar Elkins (31), seorang mantan anggota militer. Kepada media lokal afiliasi CNN, aparat menyebut motif penembakan diduga berkaitan dengan masalah rumah tangga.

“Ini adalah lokasi kejadian yang sangat luas dengan banyak anak meninggal di tempat,” ujar Kopral Polisi Shreveport, Chris Bordelon.

Selain delapan anak yang tewas, dua perempuan dewasa turut menjadi korban dalam insiden tersebut. Istri pelaku, yang merupakan ibu dari anak-anak tersebut, ditembak lebih dahulu dan mengalami luka serius. Sementara seorang perempuan lain, ibu dari anak kedelapan, juga mengalami luka yang mengancam jiwa.

Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun berhasil selamat meski mengalami patah tulang setelah melompat dari atap rumah untuk melarikan diri. Beberapa anak lainnya juga sempat mencoba kabur melalui pintu belakang saat penembakan berlangsung.

Rekaman kamera keamanan warga menunjukkan pelaku melarikan diri dari lokasi sebelum akhirnya membajak kendaraan dan terlibat aksi kejar-kejaran dengan polisi. Pelaku kemudian ditembak mati oleh aparat.

Wali Kota Shreveport, Tom Arceneaux, menyebut peristiwa ini sebagai tragedi besar bagi kota tersebut. “Ini mengguncang seluruh kota. Ini berdampak bagi kita semua,” ujarnya.

Insiden ini menambah daftar panjang kekerasan senjata di Amerika Serikat. Berdasarkan data Gun Violence Archive, hingga saat ini telah terjadi sedikitnya 114 penembakan massal sepanjang tahun ini.

Shreveport sendiri merupakan kota dengan sekitar 180.000 penduduk yang terletak sekitar 250 mil di barat laut Baton Rouge. Data pemerintah setempat menunjukkan lebih dari 30 persen kasus pembunuhan di kota ini berkaitan dengan konflik domestik.

Artikel Lainnya