Nasional

Reuni Penuh Cerita: Halal Bihalal FEUI 77 Satukan Kembali Persahabatan Lama

Oleh : Rikard Djegadut - Rabu, 22/04/2026 15:38 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - Puluhan tahun telah berlalu sejak masa kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, namun kehangatan persahabatan angkatan 1977 tetap terjaga. Rabu siang, 22 April 2026, suasana penuh nostalgia dan kebersamaan terasa kental dalam acara Halal Bihalal alumni FEUI 77 yang digelar di Rarampa Restaurant.

Acara ini mempertemukan kembali puluhan alumni yang kini telah meniti beragam jalan hidup—sebagian besar telah memasuki masa pensiun. Namun siang itu, usia seolah tak lagi menjadi batas. Tawa lepas, pelukan hangat, dan cerita lama mengalir begitu saja, seakan waktu berhenti di masa muda mereka di kampus Universitas Indonesia.

Kemeriahan semakin terasa ketika Asri Hadi, yang juga bagian dari angkatan 77, turut hadir dan berbaur bersama rekan-rekannya. Ia bahkan ikut larut dalam keceriaan line dance yang dipandu oleh Anne, seorang instruktur yang dengan sabar membimbing para peserta. Pemandangan para alumni yang sudah tak lagi muda menari bersama menjadi momen yang mengharukan sekaligus menghibur.

“Inilah momen yang sangat berkesan. Walaupun saya hanya satu tahun di FEUI, tetapi ikatan ini terasa begitu kuat,” ujar Asri Hadi dengan mata berbinar.

Acara ini digagas oleh Ketua Angkatan FEUI 77, Widhi, bersama Asri Hadi. Ide awalnya justru datang dari obrolan ringan di grup WhatsApp yang dipicu oleh Miranda. Panitia yang diwakili Ita Rosida menyampaikan bahwa dari sekadar wacana, acara ini berhasil diwujudkan hanya dalam waktu kurang dari satu minggu—tanpa sponsor, hanya dengan kontribusi sukarela dari para peserta.

Kesederhanaan itu justru menjadi kekuatan utama acara. Tidak ada formalitas berlebihan, yang ada hanya ketulusan untuk berkumpul kembali.

Sebelum santap siang bersama, acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh Hafiz, putra dari seorang Menteri Agama di masa lalu. Suasana hening sejenak, memberi ruang bagi rasa syukur atas umur panjang dan kesempatan untuk kembali dipertemukan.

Setelah itu, suasana kembali mencair. Para peserta menikmati hidangan dan kue-kue yang telah disiapkan, dilanjutkan makan siang bersama. Kemeriahan mencapai puncaknya saat Evi tampil dan mengajak semua yang hadir bernyanyi. Hampir seluruh ruangan ikut larut dalam lagu dan tarian—menghidupkan kembali semangat muda yang mungkin sempat terpendam.

Tak hanya halal bihalal, acara ini juga menjadi ajang merayakan ulang tahun beberapa alumni yang lahir di bulan April. Tawa dan tepuk tangan mengiringi momen sederhana namun penuh makna itu.

Kisah-kisah sukses pun turut mewarnai pertemuan ini. Retta, misalnya, yang meski hanya satu tahun di FEUI 77, kini dikenal sebagai pengusaha sukses dengan kehidupan mapan di kawasan elit Pondok Indah. Ada pula cerita pertemuan kembali antara Asri Hadi dengan sahabat lamanya yang kini menetap di Kuala Lumpur, Malaysia, yang khusus datang ke Jakarta demi menghadiri acara ini.

Kenangan masa lalu juga terulang ketika Asri bertemu dengan Tedjo Panitro, sahabat yang pernah bersama-sama melanjutkan studi ke Inggris puluhan tahun silam.

Acara yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 15.00 WIB ini ditutup dengan rasa puas dan haru. Di tengah hiruk pikuk kehidupan yang telah mereka jalani masing-masing, pertemuan ini menjadi pengingat bahwa persahabatan sejati tidak lekang oleh waktu.

Di sebuah sudut Jakarta Selatan, siang itu bukan sekadar reuni—melainkan perayaan hidup, kenangan, dan ikatan yang tak pernah pudar.

Artikel Lainnya