Nasional

Polisi Ungkap 53 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Daycare Yogya

Oleh : Rikard Djegadut - Minggu, 26/04/2026 11:09 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Aparat kepolisian mengungkap sebanyak 53 anak diduga menjadi korban kekerasan di tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha Daycare yang berlokasi di Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Riski Adrian, mengatakan jumlah tersebut merupakan data sementara berdasarkan hasil penyelidikan awal.

“Kalau untuk yang kita lihat ada tindakan kekerasannya itu sekitar 53 orang. By data ya,” ujar Riski Adrian kepada wartawan, Sabtu (25/4), seperti dikutip dari Detikcom.

Ia menegaskan, jumlah korban masih berpotensi bertambah seiring proses penyelidikan yang terus berjalan. Polisi akan mendalami setiap temuan baru dalam kasus ini.

“Pasti kalau memang ada pengembangan di kasus ini pasti kita kejar,” katanya.

Pengungkapan kasus ini bermula dari penggerebekan yang dilakukan aparat pada Jumat (25/4). Dalam operasi tersebut, petugas mendapati adanya perlakuan tidak manusiawi terhadap anak-anak yang dititipkan di daycare tersebut.

“Petugas melihat langsung bahwa anak tersebut diperlakukan tidak manusiawi,” ujar Riski.

Bentuk kekerasan yang ditemukan di antaranya anak-anak diikat pada bagian tangan dan kaki. “Ada juga yang kakinya diikat, tangannya diikat dan sebagainya. Secara umum seperti itu,” tambahnya.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi turut mengamankan sekitar 30 orang yang terdiri dari pimpinan yayasan, pengasuh, hingga petugas keamanan.

Hingga saat ini, pihak pengelola yayasan belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus dugaan kekerasan tersebut. Polisi masih terus melakukan pemeriksaan intensif guna mengungkap secara menyeluruh kasus ini.

Artikel Lainnya