Nasional

53 Korban Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Teridentifikasi, 3 Meninggal Dunia

Oleh : Rikard Djegadut - Selasa, 28/04/2026 09:45 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid terus melakukan pendataan dan identifikasi korban kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Hingga Selasa (28/4/2026), sebanyak 53 korban telah berhasil diidentifikasi.

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, dari total korban tersebut terdapat tiga orang yang dinyatakan meninggal dunia. Ketiganya telah teridentifikasi sebagai: Nuryati (62), Enggar Retno K (35) dan Nurlaela (30).

Sementara itu, 50 korban lainnya mengalami luka-luka dengan kondisi bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Sebagian korban masih menjalani perawatan intensif, beberapa dirujuk ke rumah sakit lain, dan ada pula yang telah diperbolehkan pulang.

Sejumlah korban yang telah diperbolehkan pulang di antaranya Andi Saputra (30) dan Rista Triana (35). Adapun beberapa korban yang dirujuk ke fasilitas kesehatan lain, seperti Vira Oktaviani Putri (27) ke RS Mitra Plumbon dan Yuliana Nur Pratama (24) ke RS Siloam.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut secara keseluruhan mencapai lima orang.

“Update dari korban pada saat ini meninggal dunia itu 5. Kemudian yang masih terperangkap itu sekitar 3,” ujar Bobby kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur.

Ia menambahkan, total korban yang telah menjalani observasi di rumah sakit mencapai 79 orang yang tersebar di sembilan rumah sakit.

“Dan yang sudah observasi di rumah sakit itu berjumlah 79. Rumah sakitnya ada sembilan RS,” tambahnya.

Hingga kini, proses evakuasi dan penanganan korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Pihak berwenang juga terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan kereta api jarak jauh dan KRL tersebut.

Artikel Lainnya