Jakarta, INDONEWS.ID - Banyak orang punya lokasi favorit, biasanya tempat kesukaan itu rutin didatangi tak peduli jarak asalkan bisa singgah di tempat yang membuat nyaman. Seperti komunitas Motor Besar Indonesia (MBI) chapter Depok, yang punya lokasi favorit buat mereka kumpul bareng sambil seruput minuman hangat, Warung Solo, Cilandak Timur, Jakarta Selatan.
Komunitas motor besar ini mungkin tak peduli soal jarak asalkan bisa kumpul dan 'ngobrol' bareng dengan sesama anggota. Memang akhir pekan itu saat kita menghentikan segala aktivitas rutin sehari-hari, dan saatnya menyalurkan kesukaan agar semangat baru terbit esok di hari kerja.
Mereka tergabung sebagai anggota MBI chapter Depok, tak tinggal dalam satu komplek perumahan namun berdomisili berbeda-beda. Tapi mereka disatukan dalam satu ikatan, gemar motor besar yang umumnya pengguna Harley Davidson, meski ada pula brand lain dengan kapasitas mesin yang sama, diatas 500cc.
Mungkin rombongan MBI chapter Depok berangkat dari kediaman masing-masing sekitar pukul 09.00 jika dihitung dari waktu kedatangan mereka di Warung Solo kurang lebih pukul 10.00. Perjalanan mereka menembus lalulintas dari Depok menuju Cilandak Timur lumayan melelahkan, maka begitu memakirkan motornya langsung ke masuk ke Warsol.
Tak lama kemudian pramusaji Warsol menyediakan menu kegemaran anggota MBI chapter Depok, minuman hangat dan cemilan ala rumahan seperti aneka gorengan 'teman' yang pas buat minuman hangat.
Mereka berdiskusi satu sama lain, dari persoalan tunggangan mereka sampai arah kebijakan pemerintah, ya perbincangan ala kedai kopi, membahas aneka topik. Apalagi dihadapan mereka tersaji minuman dan cemilan hangat khas Warung Solo, kian menambah 'renyah' suasana perbincangan mereka.
Obrolan mereka terus berlanjut, tak terasa matahari mulai meninggi sinarnya nyaris menyorot ubun-ubun kepala kita. Mereka pun melirik jam, ternyata sudah saatnya para 'rider' motor besar meninggalkan Warung Solo.
Satu demi satu deru tunggangan anggota MBI chapter Depok menghilang dari halaman parkir Warung Solo, keriuhan suara menggelagar motor besar tak ada lagi di sana. Mungkin keriuhan berikutnya siap hadir, baik dari komunitas motor, mobil, atau apapun kumpulannya Warung Solo siap melayani, dimana banyak pelanggan mengacungkan jempol untuk menu-menu yang disediakan, dan selalu kembali untuk merasakan racikan masakan Jawa ala rumahan, terutama Solo.