Nasional

Pertamina Bantah Isu Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026

Oleh : Rikard Djegadut - Minggu, 24/05/2026 21:38 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID — Pertamina Patra Niaga membantah informasi viral di media sosial yang menyebut sejumlah model mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc tidak lagi diperbolehkan mengisi BBM subsidi Pertalite mulai 1 Juni 2026.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menegaskan kabar tersebut tidak benar dan tidak berasal dari kebijakan resmi pemerintah maupun regulator.

“Informasi mengenai daftar merek kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari pemerintah dan regulator,” kata Roberth dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/5).

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, Pertamina Patra Niaga akan tetap menjalankan mandat distribusi energi sesuai kebijakan resmi pemerintah.

“Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merek kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan,” ujarnya.

Informasi soal larangan pengisian Pertalite itu ramai beredar di media sosial, salah satunya melalui unggahan di platform TikTok pada 18 Mei 2026. Dalam unggahan tersebut disebutkan sekitar 20 model mobil yang diklaim tidak boleh lagi menggunakan Pertalite mulai awal Juni mendatang.

Beberapa model kendaraan yang disebut dalam daftar itu antara lain Toyota Avanza, Daihatsu Terios, Honda BR-V, Suzuki Ertiga, Wuling Cortez, hingga Chery Omoda 5.

Wacana pembatasan penggunaan Pertalite untuk mobil di atas 1.400 cc sebenarnya sudah muncul sejak 2022 saat pemerintah berencana merevisi Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang penyediaan, pendistribusian, dan harga jual eceran BBM.

Dalam pembahasan tersebut, kendaraan dengan kapasitas mesin besar dinilai lebih tepat menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax dibanding Pertalite. Kebijakan itu digagas sebagai upaya agar subsidi BBM lebih tepat sasaran.

Namun hingga kini belum ada aturan resmi yang mengatur larangan kendaraan di atas 1.400 cc membeli Pertalite.

Artikel Lainnya