Nasional

Prabowo Salat Iduladha di Paris, Gibran Salat Id di Istiqlal

Oleh : Rikard Djegadut - Rabu, 27/05/2026 08:22 WIB


 

Jakarta, INDONEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjalankan ibadah Salat Iduladha 1447 Hijriah di lokasi berbeda pada perayaan Hari Raya Iduladha tahun ini, Rabu (27/5/2026).

Presiden Prabowo memilih melaksanakan Salat Iduladha di Paris, Prancis, dalam rangkaian kunjungan resmi kenegaraannya. Sementara itu, Wakil Presiden Gibran dijadwalkan melaksanakan Salat Iduladha bersama para pejabat negara di Masjid Istiqlal.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kunjungan Presiden ke Prancis merupakan agenda kenegaraan yang telah direncanakan sejak tahun lalu dan dilakukan atas undangan pemerintah Prancis.

Menurut Teddy, kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis yang selama ini telah terjalin dalam berbagai sektor kerja sama.

“Saat ini, Indonesia memiliki banyak kerja sama super strategis dengan Prancis, dan state visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis,” kata Teddy dalam keterangannya.

Sebelum memulai rangkaian agenda resmi kenegaraan, Presiden Prabowo dijadwalkan melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara Indonesia di Wisma Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris.

“Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan salat Iduladha dan silaturahmi dengan WNI di Wisma KBRI Paris,” ujarnya.

Prabowo dan rombongan diketahui tiba di Bandara Orly pada Selasa (26/5) sekitar pukul 10.00 waktu setempat setelah menempuh perjalanan udara selama kurang lebih 16 jam.

Gibran Salat Id di Istiqlal

Di Jakarta, Wakil Presiden Gibran akan melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Istiqlal bersama sejumlah pimpinan lembaga negara dan pejabat pemerintahan.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo semula dijadwalkan turut melaksanakan Salat Iduladha di Istiqlal. Namun, agenda tersebut berubah karena adanya kunjungan kenegaraan ke Prancis.

“Tetapi yang jelas bahwa Wapres dan pimpinan tinggi lembaga-lembaga negara kita tetap akan dijadwalkan melaksanakan rangkaian ibadah Iduladha-nya di Masjid Istiqlal,” kata Nasaruddin saat meninjau kesiapan pelaksanaan salat di Istiqlal, Selasa (26/5).

Untuk mendukung pengamanan kegiatan, pihak pengelola bersama aparat keamanan akan melakukan sterilisasi kawasan Masjid Istiqlal mulai pukul 00.00 WIB pada hari pelaksanaan.

“Paspampres juga kita sudah. Istiqlal itu mulai steril jam 12 malam ya, jam 12 malam sudah nggak bisa ada tamu lagi di Istiqlal,” ujarnya.

Nasaruddin menambahkan, jemaah sudah dapat memasuki area masjid mulai pukul 04.00 WIB. Ia mengimbau masyarakat datang lebih awal guna menghindari kepadatan lalu lintas yang biasanya terjadi saat pelaksanaan Salat Iduladha.

“Jam 4.00 itu sudah bisa datang dan saya mengimbau kepada seluruh calon jemaah datang lebih awal karena itu kan biasanya Iduladha itu macet,” kata Nasaruddin.

Pelaksanaan Salat Iduladha tahun ini menjadi momen yang berbeda karena Presiden dan Wakil Presiden menjalankan ibadah di dua negara yang berbeda. Meski demikian, pemerintah menegaskan agenda kenegaraan Presiden di Prancis tetap sejalan dengan upaya memperkuat posisi dan hubungan strategis Indonesia di kawasan Eropa.

Artikel Lainnya